Kota Bogor

Cegah Covid-19, Kota Bogor Turunkan Polisi Awasi PPKM di Tingkat RW

Forkopimda Kota Bogor saat launching Polisi RW di Balaikota Bogor, Kamis (21/1/2021)

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemkot Bogor bikin gebrakan  melawan covid-19. Gebrakan tersebut diberi nama Polisi RW. Dalam gebrakan ini aparat kepolisian Polres Bogor Kota diturunkan mengawasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di wilayah setingkat rukun warga atau RW.

Polisi RW tersebut diresmikan Kamis (21/1/2021) dan mulai bekerja Jumat (22/1/2021).

Peresmian dilakukan oleh Walikota Bogor Bima Arya bersama Forkopimda Kota Bogor, yang dilaksanakan secara virtual zoom meeting dari Ruang Paseban Sri Bima Balai Kota Bogor diikuti oleh 799 Ketua RW dan Polisi RW di lokasi RW masing-masing serta para Kapolsek-Danramil bersama camat di Kantor Kecamatan masing-masing.

Tindak tanggung-tanggung, sebanyak 619 personel polisi akan diturunkan ke 799 RW se-Kota Bogor.

Baca juga  Pakar IPB University: Ekspor Benih Lobster Masih Dibutuhkan untuk Cegah Penyelundupan

“Dalam menghadapai pandemi ini, kami pihak kepolisian akan turun mencurahkan semua pekerjaan kami untuk berjuang menekan tingginya angka kasus covid-19 di Kota Bogor. Sinergitas polisi sudah sampai pada level RW sebagai basis terdepan untuk mencegah klaster klaster keluarga dan klaster pemukiman,” ucap Kalpolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Kamis (21/1/2021).

Kombes Susatyo  mengatakan, tugas Polisi RW itu, adalah melakukan pembinan, pemahaman dan penindakan jika ada pelanggar di masa PPKM.

“Kami mengolaborasikan 5M, yaitu mendengar, melihat, membina, membatu dan mengkoordinasikan. Kami juga punya tim pemburu pelanggar PPKM. Tugas kami ini membina, jika tidak bisa dibina kami akan memanggil tim pemburu untuk melakukan penindakan,” jelasnya.

Baca juga  Kota Bogor Raih Penghargaan Sebagai Kota Terinovatif dalam IGA 2020

Selain itu, kata Susatyo, pihaknya mendorong RW untuk lebih aktif lagi dalam menanggulangi penyebaran covid-19.

“RW bersama semua steckholder harus aktif untuk dalam melakukan hal-hal yang konkret untuk menekan penurbaran covid-19 di Kota Bogor,” tandasnya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, dengan adanya Polisi RW, pihaknya berharap bisa membantu menurunkan kasus covid-19 di Kota Bogor.

“Masalah Covid-19 harus ditangani bersama sama. Ini kan perang dengan covid, bukan hanya dimensi kesehatan, tapi keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu perlu bersama sama. Jadi kesampingkan ini tupoksi siapa. Saya kira ini langkah yang sangat baik menguatkan sinergitas, besok kita akan turun ke titik itu melihat kelemahannya apa,” kata Bima.

Baca juga  Ridwan Kamil Rancang Pembentukan Patimban City Kelas Dunia

Polisi RW menjalankan program 5 M

-Mendengar masalah di RT/RW masing-masing terkait kamtibmas dan covid 19

-Melihat secara langsung terkait permasalahan kamtibmas dan covid 19 di wilayahnya

-Membina bersama RT/RW terhadap warganya baik terkait sosialisasi 5M, PPKM serta pembinaan kamtibmas

-Membantu permasalahan di level terendah baik kamtibmas maupun terkait permasalahan covid-19

-Mensinergikan perangkat RT/RW unsur TNI dan Polri untuk bersatu secara cepat mendeteksi dan menyelesaikan masalah baik permasalahan kamtibmas maupun covid 19. [] Ricky

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top