Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyerahkan nota keuangan APBD-P 2020 Kabupaten Bogor kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto, dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (25/9/2020).

APBD-P 2020, Pemkab  Bogor Usul Kenaikan Rp 811 Miliar

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Virus corona yang melanda Indonesia sejak 2 Maret 2020 lalu, tidak hanya memadamkan api ekonomi DKI Jakarta sebagai epicentrum, tetapi juga api ekonomi Kabupaten Bogor. Pengeluaran melonjak.

Sampai saat ini penanganan virus corona masih terus berlanjut.  Pemkab mengusulkan tambahan belanja daerah pada APBD Perubahan sebesar Rp811 miliar, persisnya Rp811. 532.394.000.

Hal ini tersimpul dari Nota Keuangan Tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun 2020 yang dibacakan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (25/9/2020).

Dalam nota keuangan tersebut dirinci bahwa dari sisi pendapatan ada kenaikan. Dana perimbangan yang ditergetkan sebelum perubahan yakni sebesar Rp2,3  triliun lebih, naik menjadi Rp2,9 triliun lebih, atau naik sebsar Rp657 miliar lebih.  Juga ada kenaikan dari komponenen lain-lain yang sah sebesar Rp563 miliar.

Dikatakan, kenaikan pendapatan tersebut diiringi oleh kenaikan pada belanja daerah, baik pada komponen belanja tidak langsung maupun belanja langsung.

Baca juga  Ade Yasin Minta Dilakukan Rapid Test Terhadap Pekerja Pabrik

Disebutkan, secara kumulatif keseluruhan belanja daerah yang semula dianggarkan sebesar Rp7,6 triliun, diusulkan pada Perubahan APBD untuk ditingkatkan sebesar Rp811 miliar atau naik 10,54 %, sehingga total belanja daerah pada Perubahan APBD 2020 menjadi sebesar Rp8,5 triliun. [] Admin/Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *