Kab. Bogor

Aksi Lawalata IPB Save Our Situ

Gotongroyong besihkan situ. Foto: Lawalata

Oleh: Ziadatunnisa Ilmi Latifa (Aktivis Lawalata)

BOGOR-KITA.com. DRAMAGA –  Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari 2021, Perkumpulan Mahasiswa Pecinta Alam Institut Pertanian Bogor (Lawalata IPB) berinisiatif melakukan kegiatan bersih-bersih danau did alam Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Terdapat beberapa danau (situ) yang berada di dalam kawasan kampus, di antaranya Situ Leutik dan Situ Perikanan.

Situ Leutik dan Situ Perikanan dapat dikatakan terletak dalam satu wilayah yang sama, hanya saja Situ Leutik dibatasi Gedung Perpustakaan IPB (LSI) sedangkan Situ Perikanan berbatasan langsung dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB (FPIK).

Kelestarian Situ Leutik dan Situ Perikanan sangat penting untuk selalu dijaga. Karena setidaknya terdapat tiga nilai penting dari sebuah ekosistem perairan di dalam kampus, yakni nilai ekologi, sosial, serta keilmuan.

Dilansir dari artikel pada website resmi Lawalata IPB, jika dilihat dari sisi ekologi, danau di IPB berfungsi sebagai habitat berbagai jenis satwa seperti burung kowak malam kelabu (Nycticorax nycticorax), burung kareo padi (Amauromis phoenicurus), burung bambangan merah (Lxobrychus cinnamomeus), burung gereja erasia (Passer montanus) dan burung pipit bondol (Lonchura sp.), beberapa jenis ikan, ular, katak, kodok, biawak (Varanus salvator), mamalia dan berbagai satwa lainnya yang singgah maupun tinggal di danau dan sekitarnya.

Baca juga  IPB University Teken Kerjasama dengan Unhan Buka Fakultas MIPA Militer

Sebagai fungsi ekologi, berbagai jenis hewan dan tumbuhan sangat bergantung terhadap kelestarian habitat danau.

Danau berperan sebagai habitat bagi hewan-hewan untuk mencari makan (feeding ground), lokasi peremajaan (nursery ground), dan lokasi memijah (spawning ground). Dari sisi sosial dan keilmuan, danau dalam kampus sering dimanfaatkan mahasiswa dan masyarakat sekitar sebagai objek wisata lingkungan, serta berfungsi sebagai sarana pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa untuk mempraktikan teori yang didapat di bangku perkuliahan.

Masalah yang umum dijumpai pada Situ Leutik dan Situ Perikanan adalah masalah sampah. Terlebih di tengah situasi pandemi, kebersihan danau tidak terpantau dengan baik.

Hal ini dibuktikan dengan meledaknya populasi alga (blooming) yang terjadi pada Situ Perikanan. Fenomena blooming dapat terjadi akibat akumulasi zat-zat anorganik yang mana menjadi sumber nutrisi bagi pertumbuhan alga, seperti nitrogen dan fosfat sehingga memicu ledakan populasi alga dalam perairan tersebut.

Baca juga  Jelang Ramadhan, Guru Besar IPB Berikan Tips Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh

Meski terkesan tidak berbahaya, peristiwa ini dapat menyebabkan berkurangnya kadar oksigen didalam perairan jika tidak segera diatasi.

Banyaknya alga yang menutupi permukaan air, menutupi aliran difusi udara dari atmosfer masuk ke perairan.

Tidak hanya itu, dengan meledaknya populasi alga, maka semakin banyak oksigen yang diserap oleh alga, alhasil semakin sedikit oksigen yang terlarut untuk kelangsungan hidup biota lainnya dan dapat menyebabkan kematian pada biota perairan akibat kekurangan oksigen. Fenomena blooming juga mempercepat laju pendangkalan atau sedimentasi danau.

Dampak-dampak negatif di atas menjadi latar belakang kegiatan SOS (save our situ) yang diinisiasi oleh Lawalata IPB sejak tahun 2006. SOS memiliki misi untuk mengajak mahasiswa IPB agar lebih peduli terhadap salah satu ekosistem perairan menggenang (danau/situ) di kampus sendiri.

Baca juga  IPB Kembangkan 114 Skema Sertifikasi Penguatan SDM Pertanian 4.0

Pada kesempatan kali ini, Lawalata IPB tidak hanya sendiri, melainkan dibantu oleh perwakilan kampus serta Rimbawan Pecinta Alam Fakultas Kehutanan IPB (Rimpala Fahutan IPB) bersama gotong royong melakukan SOS.

Aksi bersih-bersih yang dilakukan seperti pemungutan sampah organik, anorganik, dan pengangkutan kiambang.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, di mana hari pertama tim SOS membersihkan sampah-sampah plastik di Situ Leutik kemudian hari berikutnya membersihkan kiambang di Situ Perikanan. Berkat SOS kelestarian danau dalam kampus akan terjaga, danau bebas dari sampah. Lestari Danauku, Lestari Kampusku. []

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top