Pendidikan

Akademisi IPB University Bagikan Tips Pembelajaran Online Agar Efektif dan Menarik

BOGOR-KITA.com, BOGOR -Pandemi COVID-19 telah memaksa pembelajaran pada semua level pendidikan dilakukan secara online. Pembelajaran secara online ini telah berlangsung sekitar 1,5 tahun. Hasil survei Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang dirilis pada Mei 2020, menyatakan bahwa 54 persen siswa SMA merasa bosan mengikuti pembelajaran online.

“Sejalan dengan survei tersebut, hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang dirilis Februari 2021, menyebutkan 78 persen siswa merasa terbebani dengan tugas pembelajaran online ini. Rasa bosan dan terbebani ini antara lain bisa disebabkan metode atau cara penyampaian materi pelajaran dalam pembelajaran online yang kurang menarik,” ujar Adi Firmansyah, SP, MSi peneliti pada Pusat Kajian Resolusi Konflik, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University dalam webinar literasi digital  beberapa hari lalu.

Baca juga  Pakar IPB University Jelaskan Pendekatan RIL-C dalam Menekan Angka Emisi Karbon Akibat Pembalakan Hutan Tropis

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI dan Siber Kreasi dan diikuti oleh sekitar 1000 peserta yang merupakan guru dan pelajar dari Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Nasional Literasi Digital Indonesia Makin Cakap Digital yang ditargetkan dilaksanakan di seluruh Indonesia yang mencakup 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Dalam kesempatan ini, penggiat literasi digital IPB Kreatif 97 ini membagikan tips bagi guru tentang cara menyampaikan materi pembelajaran online serta tips bagi siswa untuk mengikuti pembelajaran online.
Ada beberapa tips untuk para guru yang dibagikan mahasiswa Program Doktor Komunikasi Pembangunan IPB University ini.

Baca juga  10 Desa di Ciseeng akan Bangun Infrastruktur Lewat Program Samisade

Menurutnya, agar materi pembelajaran secara online itu lebih efektif dan menarik, guru harus memetakan materi yang akan disampaikan, misalnya dengan mind map.

“Selain itu, guru bisa menyiapkan materi pembelajaran yang menarik, misalnya dengan menggunakan powerpoint, yang dilengkapi dengan audio visual. Template-template powerpoint yang menarik dan free sudah banyak tersedia di internet,” ujarnya.

Untuk meningkatkan perhatian/fokus siswa, di awal materi guru bisa membuat beberapa kuis yang dapat dijawab secara real time. Misalnya permainan tebak gambar atau tebak lagu atau bisa juga dengan memanfaatkan kuis online yang sudah banyak tersedia, misalnya kahoot.it atau qiuzizz.

“Tingkatkan interaksi guru-siswa dengan sesi tanya jawab dan cobalah project based learning. Guru juga bisa memberikan apresiasi kepada siswa dan lakukan evaluasi secara berkala terhadap capaian pembelajaran.  Sementara itu, untuk siswa yang mengikuti pembelajaran online, tanamkan motivasi yang kuat bahwa belajar adalah kebutuhan. Upayakan mencari posisi/tempat dengan sinyal internet yang baik dan mengkondisikan ruang belajar yang nyaman dan aman, ” jelasnya.

Baca juga  Pertama di Indonesia, IPB University Resmikan Laboratorium Uji Antivirus

Ditambahkannya pula, “Lakukan rutinitas selayaknya sekolah biasa, buatlah jadwal belajar harian dan pengumpulan tugas. Usahakan menyimak materi dengan baik dan membuat catatan. Dan selalu aktif bertanya/berpendapat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Jangan lupa selalu menjaga kesehatan selama belajar.” [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top