Bupati Bogor Ade Yasin saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Bogor, di ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (17/12/2019).

Ade Yasin Minta PPID Beri Respon Cepat  

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sangat penting, terlebih di era industri 4.0, di mana informasi mengalir deras dengan cepat. Saat ini informasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Untuk itu kita harus memberikan respon cepat dalam memenuhi berbagai permintaan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Kami minta seluruh PPID lingkup Pemkab Bogor untuk bersinergi mengelola keterbukaan informasi publik dengan optimal.

Hal ini dikemukakan Bupati Bogor Ade Yasin saat memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dengan seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Bogor, di ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (17/12/2019).

Dikatakan, selaku Pembina PPID di lingkup Pemkab Bogor, pihaknya berkewajiban untuk gencar  memberikan pembinaan terhadap PPID Utama dan Pembantu guna meningkatkan peran dan fungsi PPID, tidak hanya mengelola dan memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam membranding program kegiatan Pemkab Bogor kepada seluruh masyarakat.

“Kanal-kanal yang sudah ada mulai dari Laras Online, SITEGAR, Lapor, Website dan media sosial milik perangkat daerah kecamatan harus terintegrasi dengan PPID, untuk menyajikan informasi lengkap, utuh dan dapat dipertanggungjawabkan. Itulah kenapa peran PPID sangat penting,” ungkap Ade Yasin.

Kepala Bidang Fasilitasi Pengaduan dan Pengelolaan Informasi, Sekretariat Jendral Kemendagri, Handayani Ningrum menegaskan, PPID memiliki peran fungsi yang penting dalam memberikan pelayanan informasi yang maksimal kepada masyarakat. Terlebih  penduduk di Kabupaten Bogor sangat besar dan heterogen, ini berdampak meningkatkan pemohon informasi baik lokal maupun digital. Untuk itu berbagai kanal yang dimiliki Pemkab Bogor, harus terintegrasi dengan PPID. Karena baik buruknya Kepala Daerah ditentukan oleh PPID seluruh Perangkat Daerah dan Kecamatan Se-Kabupaten Bogor. Begitu sebaliknya baik buruknya Kemendagri ditentukan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini PPID diseluruh daerah.

“PPID itu bukan hanya tugas Diskominfo, tetapi tugas kita bersma. Kita harus kelola PPID dengan sebaik-baiknya, karena rapot merahnya Kepala Daerah (Pembina PPID) bergantung pada peranan dari seluruh PPID yang ada di bawahnya. Secanggih apa pun kanal yang ada tanpa dikelola PPID tidak akan berarti,” imbuhnya.

Plt Kadiskominfo Kabupaten Bogor, Kardenal mengatakan, semua publik atau masyarakat berhak mendapatkan informasi. Terlebih di era keterbukaan informasi seperti saat ini. Bahkan jumlah pemohon informasi terus mengalami peningkatan, baik dari masyarakat, LSM, lembaga dan lainnya. Untuk itu dibutuhkan penanganan yang cepat, tepat dan efisien oleh PPID dalam memberikan dan menyajikan informasi utuh kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya Karsa Bogor Cerdas dengan masyarakat yang cerdas.

“Dibutuhkan kolaborasi oleh seluruh PPID tingkat dinas dan kecamatan untuk menyajikan data dan informasi yang utuh dan akurat guna meminimalisir terjadinya sengketa informasi, yang dapat merugikan seluruh pihak Pemkab Bogor,” Kardenal memaparkan.

Kardenal mengaku bangga dan mengapresiasi terhadap dukungan Bupati Bogor Ade Yasin dalam mendorong peningkatan kualitas PPID di Kabupaten Bogor.

“Dukungan ini tentu menjadi motivasi kami bersama seluruh PPID untuk bekerja lebih baik dalam hal optimalisasi peningkatan Keterbukaan Informasi Publik melalui kanal PPID, tutupnya. [] Admin/Diskominfo Kabupaten Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *