Kota Bogor

Ceceran Tanah Proyek Trase Batutulis Dinilai Ganggu Pengguna Jalan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memberikan teguran kepada kontraktor pelaksana pembangunan trase jalan baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan setelah menemukan masih minimnya penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek, Kamis (9/7/2026).

Saat melakukan peninjauan, Jenal mendapati ceceran tanah dari area pintu masuk proyek hingga persimpangan jalan lama Batutulis. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu pengguna jalan sehingga harus segera ditangani.

Di lapangan, aktivitas proyek masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Truk pengangkut tanah terlihat hilir mudik keluar masuk area pekerjaan, sementara alat berat terus melakukan pengerukan di ujung trase jalan baru.

Jenal menegaskan pihak kontraktor telah diminta segera membersihkan area terdampak dan meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan.

Baca juga  Setujui Raperda PP APBD 2019, Ini Catatan DPRD Kota Bogor

“Kami tegur untuk segera merapikan dan harus segera diambil tindakan,” kata Jenal.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bogor juga akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar pengawasan terhadap proyek semakin diperketat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar sekaligus mencegah dampak terhadap masyarakat.

“Kami akan komunikasi melalui dinas terkait untuk merapikan hal yang memang harus dirapikan, agar tidak terjadi dampak ke hal-hal yang lain,” ujarnya.

Di sisi lain, Jenal menyebut progres pembangunan trase Batutulis telah mencapai sekitar 22 persen. Menurutnya, cuaca yang lebih bersahabat dalam beberapa pekan terakhir membantu percepatan pekerjaan di lapangan.

Selain kondisi cuaca, penambahan alat berat dan armada pengangkut tanah juga dinilai mampu mempercepat proses pembangunan.

Baca juga  Akses Sementara Jalan Batutulis Siap Dilintasi Roda Dua Pertengahan Agustus

Meski berdasarkan rencana anggaran pekerjaan ditargetkan rampung pada November 2026, Pemkot Bogor berharap proyek dapat diselesaikan lebih cepat, yakni pada akhir Oktober, sehingga siap digunakan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

“Ternyata faktor cuaca sangat mempengaruhi pekerjaan mereka. Alat berat menjadi tiga hari ini ditambah. Truk pengangkutan tanah pun ditambah sehingga percepatan. Target di RAB memang November, tapi mudah-mudahan akhir Oktober sudah selesai. Kita berharap semuanya lancar,” jelasnya.

Sementara itu, perwakilan kontraktor PT Promix Prima Karya, Dudung Agus, memastikan pihaknya telah menerapkan prosedur pembersihan terhadap setiap kendaraan yang keluar dari area proyek untuk meminimalkan tanah yang terbawa ke jalan umum.

Baca juga  Calon Direksi PDAM Kota Bogor: Setelah 4 Hari Belum Ada Juga Mendaftar

“Kalau ada kendaraan yang hendak keluar dari lokasi proyek, kami bersihkan. Ada tim pengawasan dari paguyuban. Sebelum keluar kendaraan dicek dan dibersihkan. Saat kondisi hujan, jalan juga langsung dibersihkan,” kata Dudung. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top