Lapas Khusus Gunung Sindur Gelar Razia Gabungan, Sejumlah Barang Terlarang Disita
BKGOR-KITA.com, GUNUNG SINDUR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur menggelar razia gabungan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Polri, dan TNI pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban serta pemberantasan peredaran barang terlarang di lingkungan lapas.
Razia dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan dipimpin Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur Wahyu Indarto. Kegiatan melibatkan BNN Kabupaten Bogor, Polres Bogor, Kodim 0621, Brimob, serta pejabat struktural dan pegawai Lapas Gunung Sindur.
Petugas melakukan penggeledahan di seluruh blok hunian warga binaan. Sekitar pukul 19.30 WIB, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di kamar hunian untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan dan keberadaan barang yang dilarang.
Berdasarkan hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain tujuh senjata tajam, 65 botol kaca parfum, 27 pisau cukur, enam gunting, dan lima cermin kaca.
Selain itu, petugas menemukan sejumlah perangkat elektronik, yakni tiga kipas, dua powerbank, dua kabel pengisi daya, dan dua headset.
Usai penggeledahan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan. Sebanyak 35 pegawai dan 86 warga binaan mengikuti tes tersebut.
Menurut laporan resmi Lapas Khusus Gunung Sindur, seluruh peserta tes dinyatakan negatif narkoba. Rinciannya, 35 pegawai dan 86 warga binaan memperoleh hasil negatif.
Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari implementasi program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait pemberantasan narkoba, handphone, pungutan liar, dan penipuan di lingkungan lapas dan rumah tahanan negara.
Razia rutin, menurut pihak lapas, dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Pihak Lapas Gunung Sindur menyatakan kegiatan bersama TNI, Polri, dan BNN tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta upaya pencegahan peredaran narkotika dan barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.[] Fahry
