Dorong Perlindungan Relawan SPPG, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Monitoring dan Evaluasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Wilayah KPPG Bogor
BOGOR-KITA.com, BOGOR– BPJS Ketenagakerjaan bersama KPPG Wilayah Bogor menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Relawan SPPG di Wilayah KPPG Bogor.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala KPPG Wilayah Bogor H. Haidir, SSi, MSi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat Kunto Wibowo, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota Dian Agung Senoaji, serta para koordinator dan kepala SPPG di Wilayah KPPG Bogor
Sebanyak 200 perwakilan Kepala SPPG dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok hadir secara langsung dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kepesertaan relawan SPPG dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Dari total 1.551 SPPG di wilayah KPPG Bogor, tercatat sebanyak 1.077 SPPG atau 69,4% telah terdaftar sebagai peserta. Namun, masih terdapat 474 SPPG yang belum terlindungi, sehingga diperlukan upaya percepatan melalui sosialisasi dan kemudahan pendaftaran langsung di lokasi kegiatan.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan simbolis manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris dari dua relawan SPPG yang telah meninggal dunia, yaitu almarhum Dimas Arjuna dari Yayasan Boga Bina Indonesia Muda dan almarhumah Wiwi dari Yayasan Mitra Boga Sejati Bogor Leuwiliang Barengkok. Keduanya merupakan peserta aktif yang telah terdaftar dan berhak atas manfaat santunan perlindungan program jaminan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan senilai masing-masing 42 juta rupiah.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota, Dian Agung Senoaji, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para relawan.
“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh relawan SPPG mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan ini sangat penting, mengingat risiko kerja dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja,” ujar Dian.
Ia juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memberikan kemudahan layanan, termasuk pendaftaran langsung di lokasi kegiatan.
“Kami menghadirkan layanan pendaftaran di tempat agar para relawan dapat langsung menjadi peserta tanpa hambatan. Harapannya, seluruh SPPG di wilayah KPPG Bogor dapat segera terlindungi secara menyeluruh,” tambahnya.
Dian juga menekankan bahwa manfaat program BPJS Ketenagakerjaan telah terbukti nyata melalui penyerahan santunan kepada ahli waris peserta.
“Penyerahan manfaat kepada ahli waris hari ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan dan kepastian bagi pekerja dan keluarganya. Ini bukan hanya angka, tetapi bentuk kepedulian dan perlindungan yang nyata,” tutup Dian.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta pengumpulan formulir pendaftaran dari peserta yang belum terdaftar, sebagai langkah konkret menuju perlindungan menyeluruh bagi seluruh relawan SPPG di wilayah KPPG Bogor.
