Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Bogor Timur, Selasa (22/1/2019).

190 Proyek di Kecamatan Bogor Timur, Bappenda Minta Masyarakat Mengawasi

BOGOR-KITA.com – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Erna Hernawati mengungkapkan, ada 190 kegiatan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bogor Timur. Kegiatan mulai dari proyek pembangunan fisik maupun non-fisik itu akan digarap oleh 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

“Peran dan dukungan masyarakat dibutuhkan sebagai pengawas atau alat kontrol di lapangan bagi SKPD terkait yang melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Erna di sela Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Bogor Timur, Selasa (22/1/2019).

Erna membeberkan rincian 190 kegiatan yang terakomodir dalam APBD 2019 se-Kecamatan Bogor Timur  terdiri dari Dinas Pendidikan 12 kegiatan, Dinas Kesehatan 3 kegiatan, Dinas PUPR 90 kegiatan, Disdukcapil 4 kegiatan, DPMPPA 9 kegiatan, Disnaker 2 kegiatan, Dinas Lingkungan Hidup 1 tapi memiliki banyak sub kegiatan, Disparbud dan Bagian Adkesra masing-masing 6 kegiatan.

“Tiga SKPD yang kegiatannya dilaksanakan di Kota Bogor namun meliputi Kecamatan Bogor Timur seperti Disperumkim 50 kegiatan, Disdalduk KB 3 kegiatan dan KUKM 6 kegiatan,” terangnya.

Untuk usulan yang terakomodir, kata dia, pada kegiatan sarana prasarana kelurahan di Kecamatan Bogor Timur pada 2019 berjumlah 11 kegiatan yang tersebar di kelurahan Baranangsiang, Sindangrasa, Sindangsari, Sukasari, Tajur dan Katulampa.

Erna menegaskan pelaksanaan Musrenbang tiap kecamatan pada tahun ini akan dinilai Bappeda guna memberi motivasi. Adapun indikator penilaian meliputi pemenuhan unsur-unsur peserta mulai dari kehadiran calon legislatif, ketersediaan data pelengkap, keaktifan peserta dan keterwakilan perempuan. “Pengumpulan hasil Musrembang dilakukan tiga hari kerja setelah pelaksanaan Musrenbang, yang berhasil juara akan mendapat hadiah sebesar Rp 10 juta,” jelasnya.

Kota Bogor, lanjut Erna, akan mendapat bantuan dari Provinsi Jawa Barat senilai Rp 19 miliar yang akan digunakan untuk 14 kegiatan, diluar itu akan mendapatkan bantuan Creative Centre dan Alun Alun Kota Bogor. “Detail Engineering Design (DED) dari Pemprov Jawa Barat sementara pembangunanya dilaksanakan Pemkot Bogor,” katanya.

Basis Data Terpadu (BDT) Kecamatan Bogor Timur mencatat total warga yang belum berpihak pada kehidupan berjumlah 6.206 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 2.554 KK sangat miskin, 2.180 KK miskin, 1.322 KK hampir miskin dan 150 KK rentan miskin.

Untuk pengajuan Bantuan Sosial (Bansos) RTLH, KUR dan sebagainya harus menggunakan daftar nominatif calon penerima Bansos RTLH Kecamatan Bogor Timur 2019 berjumlah 203 unit dari kuota 4.600 unit rumah se-Kota Bogor pada 2020. Untuk itu, Erna mengharapkan aparatur Kecamatan Bogor Timur untuk menambah jumlahnya.

“Adapun syarat penerima adalah masuk BDT 2015. Hal yang harus diperhatikan dalam rancangan rencana kerja perangkat daerah harus diinput dalam SIMRAL pada 21 Januari hingga 3 Februari 2019 dan untuk pembangunan drainase mengacu pada master plan di Bappeda,” pungkas Erna. [] Admin/Humas Kota Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *