ssa

Hari Pertama UN, Bima Minta DLLAJ dan Aparat Wilayah Amankan Lalin Senin Pagi

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor Bima Arya meminta DLLAJK dan aparat wilayah memastikan kelancaran lalulintas pada Senin (4/4/2016) pagi, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional SMA/ SMK/ MA. Penegasan ini dikemukakan Bima di Bogor, Minggu (3/4/2016).
Di Kota Bogor, tercatat ada 20.592 siswa SMA/ SMK/ MA yang akan mengikuti UN. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin, 9.486 siswa di antaranya akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer.
“Sedangkan siswa kelas 1 dan kelas SMA/ SMK/ MA yang berjumlah sekitar 38.000 siswa libur selama tiga hari,” ulas pria yang akrab disapa Fahmi ini pada rapat koordinasi dan evaluasi SSA di Rumah Dinas Walikota pada Minggu (¾) sore. Untuk waktu pelaksanaan UN sendiri, rinci Fahmi, terbagi dalam dua bagian. “Pertama, mereka yang akan mengikuti UN pada pukul 8 pagi. Jumlahnya sekitar 15.000 siswa. Ke dua, meraka yang akan mengikuti UN setelah jam 10 pagi, terutama meraka yang mengikuti UNBK. Jumlahnya sekitar 5000,” paparnya.
Dengan kondisi seperti ini, Fahmi menyebut pelaksanaan UN SMA/ SMK/ MA tidak akan terganggu dengan pelaksanaan uji coba SSA. “Ya karena dari segi jumlah siswa yang masuk sekolah menurun hampir setengah dari biasanya. Dan tentunya, selama tiga hari ini uji coba SSA, berbagai kekurangan pada hari hari pertama dan ke dua uji coba, telah dilakukan upaya-upaya perbaikan oleh dinas terkait untuk memastikan kelancaran SSA,” ucapnya.
Namun, Dinas Pendidikan, kata Fahmi, tetap merencanakan skenario terburuk, untuk siswa yang terlambat masuk sekolah. “Kita akan memberikan toleransi jika memang terjadi kemacaten. Siswa yang terlambat misalnya 15 menit misalnya akan mengerjakan UN-nya di ruang khusus dengan penambahan waktu sesuai dengan waktu keterlambatan. Sedangkan mereka yang mengikuti UNBK, jika terlambat, waktu penyelesaiaan soalnya akan tetap menyesuaikan,” jelasnya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Walikota Bogor, Bima Arya, meminta DLLAJ untuk menempatkan petugas lebih pagi dan lebih banyak ke sejumlah titik yang sering terjadi persilangan seperti Taman Topi dan jalur alternatif. Bima pun meminta aparat wilayah di dua kecamatan, Bogor Tengah dan Bogor Timur, untuk membantu pengaturan lalu lintas di beberapa titik prioritas. “Mereka akan bersinergi dengan aparat jajaran kepolisian Bogor Kota untuk memastikan pelaksanaan uji coba SSA hari ke empat berjalan lancar dan peserta UN bisa tetap waktu datang ke sekolah,” tegasnya.
Menurut rencana, Bima sendiri akan meninjau pelaksanaan UN di SMA Budi Mulya dan SMA Negeri 1 Bogor. [] Admin




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *