Kota Bogor

4 Begal Sadis di Kota Bogor Ditangkap, 2 Buron

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap 4 dari 6 pelaku pencurian mobil yang menyebabkan korbannya mengalami luka berat di Babadak Kecamatan Bogor Timur.

Keempat pelaku pencurian berinisial A, R, O dan I ini ditangkap di lokasi berbeda yakni Bogor, Tangerang hingga Palembang. Sedangkan dua pelaku masih DPO.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pencurian mobil ini sudah terencana, sebab para pelaku sudah memasang GPS dan membuat kunci duplikat.

“Kejadian ini berawal dari mobil yang dicuri, korban membeli mobil senilai Rp100 juta, selama dua bulan mobil tersebut dipantau oleh para tersangka dengan sudah memasang GPS di mobil tersebut sebelumnya,” kata Kombes Bismo saat konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota pada Kamis (16/5/2024).

Baca juga  Dosen Vokasi IPB University Kembangkan Inovasi Minuman Herbal Berbasis Bawang Dayak

Ia menyebut dalam aksinya para pelaku tergolong sadis, lantaran korban yang berusaha mempertahankan mobil miliknya hingga terseret dan terbentur tiang listrik hingga tak sadarkan diri.

“Pelaku ini tergolong sadis, diantara para pelaku ini, R merupakan residivis 363 di Lampung pada tahun 2022. Ketika kita tangkap di Tangerang dia habis mencuri motor. Dari diri pelaku juga kita amankan satu pucuk senjata api (senpi) beserta tiga butir peluru,” ungkapnya.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan pasal berlapis yakni pasal atas korban luka berat dan kepemilikan senjata api.

“Pasal yang kita terapkan diantaranya 365 KUHP ancaman 12 tahun penjara atas korban luka berat dan juga kepemilikan senjata api undang undang 12 tahun 51 ancaman 20 tahun penjara,” tegasnya.

Baca juga  Resmi Dibuka, Pemkot Bogor Jamin PPDB 2024 Bakal Berjalan Bersih, Objektif, Transparan dan Akuntabel

Untuk itu, Kombes Bismo mengimbau kepada masyarakat ketika melakukan transaksi kendaraan bermotor harus hati hati.

“Pesan Kamtibmas, hati-hati dalam bertransaksi mobil, kita harus yakinkan beli mobil second harus ditempat terpercaya,” ujarnya.

Sementara, Kasat reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Luthfi Olot Gigantara menuturkan para tersangka sudah melakukan sebanyak dua kali.

“Untuk tersangka berinisial A melakukan dengan modus serupa sudah dua kali, namun yang ada korban dan laporan baru korban bernama H,” singkatnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top