Banjir Telukjambe

Warga Telukjambe Karawang Was-was Akibat Banjir

BOGOR-KITA.com, KARAWANG – Kesiapan Pemkab Karawang dalam mengantisipasi banjir di wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat dianggap belum maksimal. Hal ini membuat warga yang tinggal di kawasan langganan banjir di dua dusun yaitu Dusun Pangasinan dan Dusun Kempek merasa tak tenang.

Wilayah tersebut kerap menjadi langganan banjir, di musim hujan, akibat meluapnya dua sungai yaitu sungai Cibeet dan sungai Citarum, intensitas hujan yang tinggi membuat sekitar 269 Kepala Keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman dari banjir.

Komalasari (45) mengatakan sejak kemarin air lebih cepat masuk ke pemukiman warga, akibat meluapnya sungai Cibeet, warga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman dari genangan banjir.

“Air dari sungai lebih cepat naik ke pemukiman warga,” kata Komalasari, Jum’at (21/2/2020).

Dia menegaskan banjir saat ini merupakan banjir yang ketujuh kalinya , warga merasa belum tenang dan menghadapi musim hujan ini karena setiap hujan lebat dipastikan banjir.

“Sehingga kami selalu berjaga agar tidur tidak terlalu nyenyak,” katanya.

Petugas tanggap darurat bencana menyisir warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman dari banjir, baik ke rumah kerabat maupun tempat lain yang dianggap masih aman dari genangan banjir.

“Kami keliling pemukiman meminta warga untuk mengungsi ketempat aman, karena ketinggian air terus bertambah,”kata petugas Tagana, Lilik.

Dia mengatakan ketinggian air didua dusun langganan banjir, mulai 50 cm hingga 1,50 centimeter. Data sementara ada sekitar 224 rumah, 269 KK atau sekitar 826 jiwa.[]Nandang



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *