Tol Bocimi Proyek Terlama, Terbengkalai 17 Tahun

Ahmad Heryawan (kiri)

BOGOR-KITA.com  – Proyek pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) adalah satu-satunya proyek terlama karena sudah terbengkalai selama sekitar 17 tahun. Hal ini dikemukakan Gubernur  Jawa Barat, Ahmad Heryawan dalam sambutannya pada acara pencanangan kembali pembangunan Tol Bocimi di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Senin (9/2/2015).

Selain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, hadir dalam acara pencanangan CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Petinggi Bogor yang hadir antara lain pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor Nurhayanti, Wakil Wali Kota Usmar Hariman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

Total panjang  Jalan Tol Ciawi- Bogor – Sukabumi mencapai 54 kilometer terdiri dari 4 seksi, yaitu  seksi I Ciawi-Cigombong (15,35 km), seksi II Cigombong-Cibadak (11,9 km), Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat (13,7 km), seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13,05 km).

Pencanangan  Senin (9/2/2015) adalah untuk pembangunan Seksi I ini sepanjang 15,35 kilometer dari Ciawi-Cigombong.

Proyek prestisius senilai  Rp 7,7 triliun dengan masa konsesi mencapai 40 tahun ini awalnya dikelola oleh Bakrie Group. Namun, tahun  tahun 2012, proyek tersebut scara resmi diambil alih oleh MNC Group, pimpinan Hary Tanoesoedibjo

 Ahmad Heryawan menegaskan proyek pembangunan Jalan Tol Bocimi pertama kali direncanakan pada 1997, sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. "Kali ini pencanangan keempat kalinya, maka saya harap tidak akan ada kelima kalinya. Karena ini akan dimulai dan harus dikerjakan sampai selesai," kata Ahmad Heryawan.

Dalam kesempatan itu, Harry Tanoesoedibjo mengatakan, proyek Tol Bocimi sangat bermanfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat. " Bila ini selesai akan banyak kawasan industri yang terbangun sehingga bisa memberikan lapangan pekerjaan," ujarnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *