Suasana Taman Sempur, Kota Bogor, Minggu (18/11/2018) pagi.

Taman Sempur Kota Bogor, Ramai Setiap Minggu Pagi

BOGOR-KITA.com – Taman Sempur di setiap Minggu pagi ramai luar biasa. Kondisinya sangat berbeda dengan zaman walikota sebelumnya.

Pada zaman walikota sebelumnya Taman Sempur justru ramai di malam hari. Muda-mudi, biasanya berpasang-pasangan, duduk di jok motor masing-masing. Mereka berjejer di pinggiran lapangan di bawah penerangan listrik yang hanya terpancar tipis dari lampu penerangan jalan. Pada pagi hari, ketika matahari bangun dari tidur, lapangan berubah kosong.

Kini sebaliknya, lapangan sempur yang lebih sering disebut Taman Sempur ramai dikunjungi warga dari berbagai usia di setiap Minggu pagi. Mereka datang dengan berbagai motivasi. Tetapi pada umunya mereka datang dengan pakaian olahraga. Sejak Bima Arya, pingir lapangan Sempur dibangun menjadi lintasan lari yang bekualitas.

Walau demikian, tentu tidak semua warga datang ke Taman Sempur untuk berolahraga. Tidak sedikit juga  sekadar menghirup udara segar, mejeng atau menjadikan kerumunan orang sebagai tontotan.

“Saya datang ke sini bersama istri sekadar rileks sambil menghirup udara segar. Tetapi, kerumunan orang yang memenuhi Taman Sempur menjadi tontonan tersendiri,” kata Tomy kepada BOGOR-KITA.com, Minggu (18/11./2018) pagi.

“Aktivitas selfie warga menjadi suatu pemandangan tersendiri lagi,” kata Tomy lagi.

Sejak kepemimpinan Bima Arya – Usmar Hariman, bukan hanya Taman Sempur yang ramai dikunjungi warga di setiap Minggu pagi. Kebun Raya Bogor tidak kurang ramai.

Perkantoran yang berada di sekitar Kebun Raya Bogor  sudah tahu Kebun Raya Bogor ramai di setiap  Minggu pagi. Satpam perkantoran ramah menyambut warga yang menjadikan halaman kantor sebagai tempat parkir. Demikian juga area parkir Rumah Sakit Siloam dijadikan tempat parkir oleh warga yang ingin masuk Kebun Raya Bogor.

Trotoar di sekeliling Kebun Raya Bogor tidak kurang ramai. Sebagian hanya berjalan kaki sebagian lainya menjadikan trotoar itu sebagai lintasan lari. Hanya saja, jika ingin berlari disarankan masuklah ke Kebun Raya Bogor, agar langkah lari tidak terganggu oleh kerumunan orang yang memenuhi trotoar sekeliling Kebun Raya Bogor. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *