Ketua Kontingen Atlet Kabupaten Bogor Didi Kurnia

Sebagai Tuan Rumah Porda Jabar XIII, Kabupaten Bogor Targetkan Panca Sukses

BOGOR-KITA.com – Sebagai tuan rumah Pekan Olah Raga Jawa Barat (Porda Jabar) XIII, Kabupaten Bogor  menargetkan bisa mencapai panca sukses, yakni sukses penyelengaraan, sukses ekonomi, sukses prestasi, sukses budaya, dan sukses administrasi.

Hal ini dikemukakan Ketua Kotingan Atlet Kabupaten Bogor, Didi Kurnia dalam diskusi publik yang digelar Kelompok Wartawan DPRD Kabupaten Bogor bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor bertajuk “Porda Jabar 2018 Prestasi atau Sensasi” di Lobi Utama Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (27/9/2018).

Didi Kurnia yang mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengatakan, salah satu panca sukses adalah sukses prestasi. Dalam hal ini Kabupaten Bogor ingin menyumbangkan atlet untuk Jawa Barat yang akan berkompetisi di Pekan Olahraga Nasional ke 20 di Papua.

“Secara khusus, target Kabupaten Bogor adalah mengukir prestasi supaya kabupaten Bogor bisa menjadi juara umum,” katanya.

Selain Didi Kurnia, hadir dalam acara itu Ketua Harian PB PORDA Jawa Barat Rustandi, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Bogor Yusuf Sadeli, dan perwakilan dari beberapa cabang olahraga.   Perwakilan dari Cabor Wushu, Ratu menyayangkan tidak ada perwakilan dari Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor yang hadir.

Porda jabar dihelat 6-15 Oktober 2018. Sampai saat ini panitia terus melakukan persiapan. Panitia misalnya sedang merampungkan venue yang belum selesai seperti panjat tebing. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dis­pora) mengungkapkan, belum selesainya  venue panjat tebing terkait dengan badai di China. Badai yang terjadi  di China mengakibatkan keterlambatan pembangunan venue panjat tebing karena bahan-bahannya didatangkan langsung dari sana.

Terkait gebyar penyelenggaraan Porda, Ketua Harian PB PORDA XIII Jawa Barat, Rustandi menuturkan,  tidak semua orang melek dengan informasi, tidak semua orang berkesempatan membaca informasi, segmen masyarakat juga berbeda-beda. Mungkin perhatian masyarakat sini tertuju pada hal-hal lain. Rustandi mengungkapkan, sosialisasi di koran dilakukan seminggu tiga kali, di radio juga ada. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *