Kota Bogor

Petugas PUPR Kota Bogor Tewas Tersengat SUTET Saat Penataan Utilitas, Ini Penjelasan Dinas PUPR

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor angkat bicara atas kecelakaan kerja yang menewaskan seorang petugas pemeliharaan saat melakukan penataan utilitas di Jalan Tumenggung Wiradiredja, Sabtu (27/6/2026).

Korban meninggal diketahui bernama Nanang, warga Kampung Bubulak RT 02 RW 03, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Selain satu korban meninggal dunia, seorang petugas lainnya bernama Umar mengalami luka dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, mengatakan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat tim pemeliharaan tengah melakukan penataan utilitas pasca pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL).

“Kami mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan kerja yang menyebabkan salah satu anggota tim pemeliharaan kami, Saudara Nanang, meninggal dunia,” ujar Esti, Senin (29/6/2026).

Baca juga  Ade Yasin Tinjau Pembukaan Akses Jalan ke Cileuksa, Target Tuntas dalam Dua Hari

Ia menjelaskan, kegiatan di lokasi meliputi normalisasi saluran, pembongkaran beton bekas lapak PKL, serta penataan utilitas yang sebelumnya tertutup bangunan pedagang.

Menurutnya, saat proses pencabutan tiang utilitas berlangsung, tiang tersebut tanpa sengaja menyentuh kabel listrik saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) sehingga mengakibatkan dua petugas tersengat.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kecelakaan kerja ini. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin menggunakan alat pelindung diri, namun kejadian ini di luar kemampuan kami sebagai manusia karena berkaitan dengan aliran listrik yang sangat berbahaya,” katanya.

Esti mengatakan, korban Nanang sempat dilarikan ke klinik terdekat sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya hanya menjalani perawatan semalam dan kondisinya kini telah membaik.

Baca juga  Warga Kebon Pedes Patut Bangga Satu-satunya Kelurahan Punya Ambulance

“Korban yang selamat sudah menjalani pemeriksaan jantung dan kondisinya alhamdulillah baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pemeliharaan Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Bogor, Agus Sobari, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat tiga tim diterjunkan untuk melakukan penataan drainase dan penertiban utilitas di kawasan tersebut.

“Salah satu pekerjaan kami adalah mencabut tiang utilitas yang secara kajian teknis tidak sesuai penempatannya. Tiang dengan panjang sekitar tujuh meter itu kami angkat dari dalam tanah, namun saat terangkat ternyata menyentuh kabel listrik PLN sehingga kedua petugas terpental,” jelas Agus.

Ia mengatakan, Nanang yang berada di posisi mengangkat tiang langsung tidak sadarkan diri, sedangkan Umar masih dalam kondisi sadar meski mengalami cedera.

Baca juga  BRS FC Juarai Mini Tournament Bogor Football United ke-10

“Almarhum langsung dibawa ke klinik terdekat, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit PMI. Setelah dilakukan pemeriksaan, secara medis dinyatakan meninggal dunia akibat murni tersengat aliran listrik,” ujarnya.

Usai kejadian, kata Agus, Dinas PUPR langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, termasuk menyelesaikan administrasi BPJS Ketenagakerjaan serta hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah pihak keluarga menerima bahwa ini murni kecelakaan kerja. Kami juga terus berkoordinasi untuk menyelesaikan hak waris, santunan, dan seluruh hak serta kewajiban almarhum sebagai pegawai pemeliharaan,” tutupnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top