Kota Bogor

Dedie Rachim Ungkap Alasan Pemkot Bogor Belum Cari Pengganti Dirum Perumda PPJ

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum menentukan siapa yang akan mengisi posisi Direktur Umum (Dirum) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) setelah pejabat saat ini mengajukan pengunduran diri.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pengisian jabatan tersebut tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Pemkot Bogor terlebih dahulu mengevaluasi kebutuhan organisasi dan kondisi keuangan Perumda PPJ.

Menurutnya, terdapat sejumlah alternatif yang bisa ditempuh, termasuk menggabungkan fungsi Dirum dengan jabatan direktur lainnya. Opsi lain yang turut dipertimbangkan yakni membiarkan posisi tersebut kosong untuk sementara apabila dinilai lebih efisien.

“Kita sedang berpikir, apakah mau disatukan. Pertimbangan-pertimbangannya apa? Apakah diisi? Kemudian kalau diisi duitnya ada enggak? Kemampuan keuangan korporasinya ada tidak? Lebih hemat mana? Atau bisa nanti saja? Nah, ini banyak hal yang harus kita pikirkan,” ujar Dedie, Selasa (11/8/2026).

Baca juga  Dedie Ajak Regina Pacis Menata Kawasan Sekitar Sekolah

Ia menekankan, aspek kemampuan keuangan perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kebijakan tersebut. Pemkot tidak ingin pengisian jabatan justru menciptakan tambahan beban bagi korporasi milik daerah.

“Kalau memang kebutuhan organisasinya ada, tentu kita pertimbangkan. Tapi kalau bisa lebih efisien, tentu itu juga menjadi pertimbangan,” kata Dedie.

Proses pengunduran diri Dirum Perumda PPJ saat ini masih berlangsung. Dedie menyebut surat pengunduran diri telah diterima secara resmi oleh Pemkot Bogor.

Pejabat tersebut masih menjalani masa pemberitahuan selama satu bulan atau one-month notice. Selama periode itu, seluruh pekerjaan dan tanggung jawab yang masih berjalan diharapkan dapat diselesaikan sebelum masa tugasnya berakhir.

Baca juga  Buku Ilmiah Mengupas Tuntas Literasi dan Taman Bacaan

“Satu bulan sebelum selesai itu harus menyelesaikan seluruh tanggung jawabnya. Dan rencananya tanggal 21 Agustus ini selesainya,” jelasnya.

Dedie juga tidak ingin mencampuri alasan pribadi di balik keputusan pengunduran diri tersebut. Menurutnya, pilihan untuk melanjutkan karier di tempat lain merupakan hak setiap individu.

Ia menduga adanya peluang dengan tawaran yang lebih baik bisa menjadi salah satu pertimbangan pejabat tersebut untuk meninggalkan Perumda PPJ.

“Kalau kemudian beliau akan pindah ke mana, ya harus ditanya ke beliau dong. Kan ke kita mengajukannya pengunduran diri. Terus mungkin di tempat baru fasilitasnya lebih baik, gajinya lebih tinggi, kan mungkin saja,” ujarnya.

Meski demikian, Dedie menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Perumda PPJ. Ia berharap langkah karier berikutnya dapat dijalankan secara optimal.

Baca juga  Rumah Susun Polri di Kota Bogor Diresmikan Kapolda

“Kita berharap tentu di tempat yang baru beliau bisa lebih all out untuk berkiprah,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top