Regional

Petani Cianjur Panen Pakai APD

BOGOR-KITA.com, CIANJUR – Bermodalkan alat pelindung diri (APD), para petani yang tergabung  dalam Paguyuban Sumber Jaya Tani Cianjur tetap bisa memanen hasil tanam mereka. 

“Walaupun lagi wabah corona (Covid-19) kita tetap usahakan memberikan panen yang terbaik. Kalau bukan kita siapa lagi,” ujar Maman selaku penerima manfaat program M3, Selasa (24/3/2020).

Hingga kini kelompok tani tersebut sudah menghasilkan 42 jenis sayuran. Yakni tanaman horenzo, kentang merah, bengkoang dan masih banyak lagi.

Dengan hasil panen yang mencukupi serta meningkatnya kebutuhan pangan, para petani tidak menaikkan sediki pun harga penjualannya.

“Apalagi banyak sayuran yang kami panen mengandung zat untuk meningkatkan daya imun tubuh, hal itu banyak dicari oleh masyarakat saat ini dengan merebak wabah corona,” kata Maman.

Para petani paguyuban juga sudah memiliki sertifikasi profesi dari Lembaga Sertifikasi Profesi ‘Ambisi’ di bawah kontrol BNSP.

Program yang  diinisiasi oleh PT Karya Masyarakat Mandiri (KMM) Dompet Dhuafa dan disebut Mustahik to Muzakki bertagar Green Horti Cianjur Dompet Dhuafa (M3) ini sudah berjalan dari tahun 2016 di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Baca juga  Disdik Jabar Sukses Pertahankan Juara Porpemprov 2019

“Setelah program assessment dilakukan, sejumlah dana program dikucurkan untuk mengimplementasikan Teknologi Pertanian Sehat Tepat Guna (TPSTG) lalu dikembangkan komoditas sayuran (Hortikultura), ” ujar Zainal Abidin Sidiq selaku Grup Head Argo Dompet Dhuafa.

“Kami harus tetap di sini merawat tanaman pangan untuk anda. Anda tetap di rumah untuk kami,” tutup Maman dalam keterangan keterangan tertulis. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

43 − 37 =

Terpopuler

To Top