Perolehan PAD Kecamatan Ciseeng Rendah

BOGOR-KITA.com — Rendahnya tingkat kesadaran masyarakat Ciseeng dalam membayar pajak, membuat Pemerintah Kecamatan Ciseeng mengeluh. Pasalnya pencapaian target pajak sebesar 30 persen hingga kini baru mencapai 26 persen, dari target Rp1,I miliar, baru tercapai sekitar Rp302 juta.

Masih rendahnya angkat pencapaian pajak ini, menurut Kasi Pemerintahan Kecamatan Ciseeng, Suharsono, disebabkan tingkat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak diwilayah itu masih rendah. “Dibandingkan dengan pencapaian pajak tahun 2013 hanya terjadi kenaikan sebesar satu persen,” katanya.

Namun demikian Suharsono optimis perolehan pajak itu akan meningkat. “Biasanya jika sudah terdesak mengurus surat-surat, baru warga membayar PBB,” Ujar Suharsono kepada PAKAR Sabtu, (18/10).

 Lebih lanjut dia menjelaskan, pembayaran pajak di setiap desa, tidak melaui pihak kedua maupun pihak ke tiga, karena di setiap desa sudah ada yang menangani. “Dan masyarakat langsung melakukan pembayaran ke BRI atau Bank Jabar,” ucap dia.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, pihaknya rutin melakukan sosialisasi ke setiap desa. Pihaknya menjelaskan, pada masyarakat bahwa pajak yang dibayarkan, akan digunakan pemerintah untuk membangun infrastruktur.

 “Itu kalimat ajakan yang selalu kami ungkapkan pada masyarakat. Kami juga mengatakan, jika PBB lunas maka akan mudah melakukan pengurusan surat-surat, seperti akte dan sertifikat. Kami juga mengingatkan, jika pajak ditunda akan semakin besar dendanya” tandasnya. [] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *