Kab. Bogor

Pakar IPB: Masyarakat Indonesia Sudah Percaya Rempah untuk Jamu Sejak Tahun 400 M

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Prof Sandra Arifin Aziz, Guru Besar IPB University bidang Ilmu Ekofisiologi Tanaman menyampaikan bahwa, masyarakat Indonesia kemungkinan telah memanfaatkan rempah sebagai jamu dan kosmetik sejak tahun 400 Masehi.  “Masyarakat Indonesia telah mengenal rempah sebagai jamu tradisional dan untuk kecantikan sudah sejak jaman dahulu,” ujar Prof Sandra, dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikultura dalam rilis IPB University, Rabu (9/6/2021).

Pakar rempah dari IPB University itu juga menyampaikan bahwa,  masyarakat Indonesia telah turun temurun mengenal dan menggunakan rempah untuk obat dan kosmetik dari nenek moyangnya. Lebih lanjut ia menjelaskan,  rempah-rempah sudah lama dikenal masyarakat Indonesia.  “Mereka mengenal rempah tidak hanya sekedar bumbu masakan. Rempah telah dikenal sebagai bahan kosmetik hingga obat tradisional,” ujar Prof Sandra, Guru Besar Tetap Ekofisiologi Tanaman Fakultas Pertanian, IPB University ini.

Baca juga  Corona, Harga Rempah di Pasar Parung Naik

Aneka rempah-rempah seperti cengkeh, kunyit, jahe, temulawak, daun jati belanda memiliki khasiat yang dibutuhkan manusia diantaranya peluruh lemak, anti inflamasi dan antioksidan sehingga cocok dijadikan sebagai bahan jamu.

Sebagai bahan kosmetika, aneka rempah-rempah seperti kunyit, jahe, kayu manis, cengkeh dan kapulaga berkhasiat sebagai penghalus kulit, pencerah warna kulit, dan sebagai campuran pengharum kosmetik. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top