Kota Bogor

Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Minta Dugaan Penggunaan Jalan Umum untuk Valet Restoran Aroem Ditindak

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Dugaan pemanfaatan badan jalan umum sebagai area valet parkir oleh Restoran Aroem terus menjadi sorotan. Penggunaan fasilitas publik tersebut dinilai perlu ditelusuri untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan perizinan yang berlaku.

Area yang berada di depan Kantor PWI Kota Bogor itu diduga dimanfaatkan sebagai lokasi valet parkir. Dugaan tersebut memicu perhatian Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus.

Achmad Rifki menegaskan, setiap penggunaan ruang publik maupun penyelenggaraan layanan valet parkir harus memenuhi ketentuan hukum dan perizinan yang berlaku.

“Tidak boleh ada pihak yang mengambil keuntungan ekonomi dengan memanfaatkan fasilitas umum atau ruang tertentu tanpa dasar hukum yang jelas,” kata Achmad Rifki, Senin (27/7/2026).

Baca juga  Bima Arya ke Sekitar SMAN 1 Kota Bogor, Warga Tak Kenal Nama-nama yang Disebutkan

Ia meminta dinas dan instansi terkait melakukan pengecekan terhadap legalitas operasional valet tersebut. Apabila ditemukan pelanggaran, menurutnya, penertiban harus dilakukan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai ada kesan pembiaran terhadap praktik usaha yang tidak memenuhi ketentuan. Penegakan aturan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Achmad Rifki mengatakan Komisi II DPRD Kota Bogor berencana memanggil perangkat daerah terkait untuk meminta penjelasan mengenai legalitas dan perizinan operasional valet Restoran Aroem.

Menurutnya, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku, pemerintah daerah dapat memberikan sanksi sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha di Kota Bogor agar menjalankan kegiatan usaha dengan mematuhi seluruh ketentuan perizinan dan tidak mengabaikan hak masyarakat atas penggunaan ruang publik.

Baca juga  Pasokan Air Tirta Pakuan Berangsur Normal

Menurut Achmad Rifki, kepatuhan terhadap regulasi menjadi salah satu syarat penting untuk menciptakan iklim usaha yang tertib, sehat, dan berkeadilan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen Restoran Aroem belum memberikan keterangan atau tanggapan. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top