Rhandie Arindra, Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo

Nama Persikabo 1973 Dekatkan dengan Fans

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Karena Persikabo lahir 1973 jadi menggunakan nama itu supaya lebih dekat dengan fans.

Hal ini dikemukakan Rhandie Arindra, Direktur Pengembangan Bisnis Persikabo kepada BOGOR-KITA.com, Senin (17/2/2020) mengomentari pergantian nama Tira Persikabo menjadi Persikabo 1973.

Perubahan nama ini disepakati oleh sekitar 77 voter pada Kongres PSSI 2020 Asosiasi Provinsi Jawa Barat , Sabtu (15/2/2020).

Perubahan nama ini menjadi kali kedua bagi klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor ini. Sebelumnya, Persikabo menggunakan nama Tira Persikabo, setelah merger dengan PS Tira.

Asprov Jawa Barat mengaku terus berkoordinasi dengan PSSI selama proses perubahan nama ini.

Pada Kongres Tahunan PSSI di Bali 25 Januari 2020, PSSI telah menolak permintaan perubahan identitas Tira Persikabo dengan dasar klub yang bermarkas di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor tersebut punya badan hukum yang tidak mudah untuk diubah.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua PSSI Cucu Sumantri.

“Sebab Tira Persikabo sudah punya badan hukum dan tidak boleh sembarangan mengubah badan hukum tersebut,” tambah Cucu.

Cucu menjelaskan, PSSI tidak memutuskan sebuah usulan dari anggotanya dengan keputusan orang per orang. “Jadi untuk mengubah ada aturannya, lalu di bawa ke rapat Eksekutif dan Kongres PSSI. Jadi untuk Tira Persikabo sementara belum ada persetujuan perubahan dengan beberapa pertimbangan dan masukan,” tutur Cucu.

 Berdasarkan aturan, usulan penggantian nama hanya bisa dilakukan saat kongres yang kemudian dibawa ke dalam rapat. Hasil pengesahannya diumumkan pada saat akhir kongres. [] Anto



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *