Meski hanya ijazah S1 bahkan D3 atau D4 tetapi memiliki pengalaman atau seorang praktisi, bisa mengajar, bisa menjadi dosen," kata Menristek Dikti M. Nasir di ITB Bandung, Jumat (2/1/2019).

Menristek Dikti Wacanakan Praktisi Tanpa Gelar S2 Bisa Jadi Dosen

BOGOR-KITA.com – Menristek Dikti M. Nasir mengatakan perguruan tinggi harus bisa bergerak cepat agar tidak tertinggal dengan perkembangan IT yang sangat cepat. Salah satunya dengan melakukan perubahan kurikulum dan sistem mengajarnya.

Salah satu yang perlu dilakukan adalah mendatangkan praktisi kedalam kampus untuk memberikan ilmunya kepada mahasiswa. Jika ini dilakukan, menurutnya akan membuahkan hasil luar biasa dalam dunia pendidikan tinggi.

“Memang ada aturan pengajar harus S2, tapi ke depannya tidak harus seperti itu. Meski hanya ijazah S1 bahkan D3 atau D4 tetapi memiliki pengalaman atau seorang praktisi, bisa mengajar, bisa menjadi dosen,” jelasnya di ITB Bandung, Jumat (2/1/2019).

Ia mengatakan kurikulum pendidikan harus mengikuti perubahan jaman dan aturan yang menghambat, menurutnya akan ia hapus dan diganti dengan aturan baru yang bisa mempercepat perkembangan universitas di Indonesia. Bahkan jika perlu membuat program studi yang mendukung terciptanya lulusan bidang IT terkini.

Sementara Rektor ITB Kadarsyah Suryadi mengatakan untuk program studi khusus sebenarnya sudah ada, namun baru untuk tingkat S2.

“Kami membuka masukan dari praktisi, terutama untuk menentukan prodi macam apa yang dibutuhkan dimasa mendatang,” tegasnya. [] Admin/Situs Pemdaprov Jabar



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *