Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim.

Masa 14 Hari WFH Selesai, Wakil Walikota Bogor: Lockdown di Tangan Presiden

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Masa 14 hari bekerja dari rumah (work from home atau WFH), sudah selesai. Apakah mulai Senin (30/3/2020), masa bekerja dari rumah berakhir dan masyarakat kembali bekerja dan bergerak seperti biasa? Apakah mulai Senin (30/3/2020) mal, restoran, tempat wisata  kembali buka seperti biasa?

Seminggu terakhir mulai muncul isu lockdown wilayah atau local lockdown. Bagaimana Kota Bogor?

Berikut pernyataan Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim kepada BOGOR-KITA.com, Sabtu (29/3/2020) malam.  

Sesuai arahan Presiden kebijakan lock down atau tidak, ada di tangan beliau. Apalagi RI 1 tinggal dan bekerja di sini juga.

Langkah-langkah kebijakan lokal sudah kita laksanakan, mulai dari sektor pendidikan, perdagangan dan dunia usaha.

Sudah 25 hotel besar, 6 mall utama, Kebun Raya, 6 museum di Kota Bogor menghentikan sementara kegiatannya.

Masalahnya, DKI Jakarta dan sekitarnya tidak sedrastis Kota Bogor, sehingga pergerakan pekerja dari area Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi masuk ke Jakarta lewat Stasiun Bogor saja masih kisaran 150.000 orang per hari.

Interkoneksi dan arus lintasan pelaju (commuter) ini yang harus dibatasi dengan penutupan sementara kegiatan dunia usaha, industri dan perdagangan di sekitar Bogor khususnya Jakarta. Apalagi DKI sebagai epicentre Covid-19 dengan 515 positive.

Selain itu, Kota Bogor sebagai area lintasan utama warga dari Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi mendapat beban berat di arus lalu lintas. Contoh, masyarakat Cipanas, Cisarua, Gadog dan Ciawi semua lewat jalur Tajur. Ciapus, Kota Batu masuk lewat Pancasan dan Empang. Jasinga, Leuwiliang, Dramaga semua lewat Bubulak dan Yasmin

“Kita coba carikan solusi terbaik,” tutup Dedie. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *