Kab. Bogor

Iqropolly dengan Konsep Baru Ala Mahasiswa IPB, Raih Medali Emas di Rusia

Mahasiswa IPB yang mengembangkan Iqropolly

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Iqropolly dengan konsep baru yang dikembangkan oleh tiga mahasiswa IPB berhasil meraih mendali emas di ajang “Moscow International Salon of Invention and Innovative Technologies di Rusia, akhir Maret 2021 lalu.

Iqropolly adalah media pembelajaran dakwah kepada anak-anak untuk mengajarkan Al Qur’an yang disertai dengan upaya edukasi dan pendidikan karakter.

Iqropolly, telah dikenal sejak 2015. Ide ini pertama kali dipelopori oleh Agung Suharyana, alumnus IPB University yang dulu memulai Iqropolly bersama dengan rekan-rekannya. Melalui inovasi dan pemetaan terhadap kebutuhan di era digital, Iqropolly kemudian dikembangkan lagi oleh generasi selanjutnya sampai memperoleh mendali emas di ajang “Moscow International Salon of Invention and Innovative Technologies di Rusia itu.

Baca juga  Madu Pak Lebah, dari Kemang Bogor ke Seluruh Indonesia

Tiga mahasiswa IPB yang mengembangkan Iqropolly dengan konsep baru adalah, Eva Lihotma Sipahutar, Mega Ainun Ayu Wulandari, dan Sindi Pratika. Ketiganya merupakan Mahasiswa IPB University yang juga tergabung dalam Program Pondok Inspirasi.

“Kami berkomitmen melanjutkan edukasi ini salah satunya membuat model Iqropolly yang lebih beda dengan mengedepankan nilai-nilai karakter/budi pekerti yang berlandaskan Islam bagi anak-anak. Permainan ini memang sangat aplikatif dan sangat membantu adik-adik untuk mengaplikasikannya,” ungkap Eva sebagai Ketua Tim, dalam rilis dari IPB University kepada BOGOR-KITA.com, Selasa (13/4/2021).

Menurutnya, dukungan dalam penyempurnaan media pembelajaran ini datang ddari berbagai pihak.  “Kami mendapatkan dukungan dalam pengembangan Iqropolly, yaitu dari Kak Rico Founder Pondok Inspirasi, Kak Agung Suharyana Manajemen Pondok Inspirasi dan juga melalui kegiatan rutin coaching dari Coach Adam Amrullah dan tentunya dukungan dari PT Paragon Technology and Innovation yang selalu memberikan support anak-anak muda untuk giat berinovasi,” tambahnya.

Baca juga  Mahasiswa IPB Kembangkan Robot Pendeteksi Korban Tanah Longsor

Eva dan rekannya berharap Iqropolly dapat menjadi media pembelajaran menarik bagi anak-anak didik yang sangat penting untuk dikembangkan dan dipertahankan. Sehingga harapan ke depannya permainan ini bisa menjangkau daerah-daerah lain di Indonesia sehingga kebermanfatannya bisa lebih luas pula.

Ke depannya iqropolly diupayakan untuk dapat juga menjangkau dunia digital. “Kita berpikir bahwa sekarang gadget sudah menjadi konsumsi publik baik kalangan dewasa maupun anak-anak, maka penting bagi kami pula untuk turut menjamah ranah tersebut agar kebermanfaatan yang dihasilkan bisa lebih luas lagi insyaallah,” tutupnya. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!