HUT KORPRI ke-45, Bima Ingatkan Netralitas PNS Jelang Pilkada

HUT KORPRI ke-45, Bima Ingatkan Netralitas PNS Jelang Pilkada

BOGOR-KITA.com – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengikuti upacara HUT KORPS Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Ke-45 tingkat Kota Bogor, Selasa (29/11/2016) di lapangan Gor Pajajaran. Dengan tema ‘Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesional Aparatur Sipil Negara’ PNS Kota Bogor diminta untuk tetap menjaga netralitas dan ke profesionalitasnya apalagi menjelang Pilkada Serentak 2018 mendatang.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, tema KORPRI sangat tepat semangatnya dalam menyambut Pilkada serentak nanti. Bima mengingatkan agar Pilkada serentak menjadi momentum ajang netralitas dan profesional ujian untuk menerapkan Panca Prasetya KORPRI.
Bima mengingatkan seluruh jajaran KORPRI, pengabdian anggota KORPRI bukan untuk individu atau kelompok tetapi pengabdian hanya untuk Bangsa, Negara dan Rakyat. Terkait pemberantasan praktek korupsi dan pungli, tentang peningkatan kualitas layanan publik dan memenangkan kompotensi global dengan peningkatan pelayanan publik prima. KORPRI ada di garis perjuangan terdepan agar Indonesia menjadi pemenang di kompotensi global.
“Rakyat membutuhkan anggota KORPRI yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kerja. Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif,” tegas Bima.
Menurutnya, KORPRI harus memfokuskan energi pada intisari pelayanan publik yakni pelayanan terbaik bagi rakyat. Seluruh anggota KORPRI merupakan aset bangsa sekaligus harus menjadi bagian dari solusi bangsa bukan permasalahan bangsa. Pelayanan publik semakin murah, akurat dan baik serta menghilangkan berbagai hal yang berdampak mengurangi produktifitas. Karena ke depan KORPRI akan berganti menjadi Korps Profesional Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Korps Profesional ASN menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas publik sebagai bagian yang tidak terlepas dari pemerintahan,” terangnya.
Bima menambahkan, pada anggota KORPRI netralitas itu penting karena pemimpin akan selalu berganti tetapi pengabdian dan dedikasi itu yang abadi. Ia juga mengajak keluarga besar KORPRI untuk tidak terpengaruh semua isu politik dan hanya fokus kerja dan kerja melayani warga Kota Bogor yang dicintai. KORPRI harus bersatu bersama membangun Kota Bogor yang sejuk, nyaman dan memberi kebanggaan. Serta menguatkan kesetiaan kepada sumpah jabatan.
“Birokrasi bukan mesin, birokrasi merupakan kumpulan dari manusia-manusia yang saling menyayangi, mengasihi, mendorong dan melindungi,” pungkasnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *