Kota Bogor

GOR Kecamatan Bogor Utara dan Selatan Bakal Dibangun Juni 2022

Kepala Dispora Kota Bogor Herry Karnadi

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan merealisasikan pembangunan sarana prasarana olahraga di Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Utara.

Proyek yang dikenal dengan sebutan GOR kecamatan tersebut tengah proses tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor. Dalam laman LPSE, kedua proyek tersebut memiliki nilai pagu masing-masing Rp10,9 miliar.

Kepala Dispora Kota Bogor Herry Karnadi mengatakan, tahapan rencana pembangunan GOR kecamatan yang masuk dalam program prioritas janji kampanye Bima Arya – Dedie A Rachim telah dilakukan dua tahun lalu. Mulai dari kajian, master plan, Detail Engineering Design (DED) dan kini masuk ke tahapan fisik atau pembangunan.

Baca juga  OPINI: Bahasa Melayu vs Bahasa Indonesia, Siapa Lebih Layak Jadi Bahasa Resmi ASEAN?

Dari rencana tersebut, ada tiga lokasi pembangunan GOR kecamatan, yaitu di Bogor Selatan, Bogor Utara dan Bogor Barat. Namun pada 2022 ini baru dua pembangunan yang direalisasikan, yaitu di Kertamaya, Bogor Selatan dan Cimahpar, Bogor Utara.

“Sebenarnya kita sudah menyiapkan di tiga lokasi. Artinya secara dokumen sudah lengkap, karena tidak bisa bareng tahun sekarang, jadi dibangun dua, di Bogor Selatan dan Bogor Utara,” ucap Herry.

Menurut Herry, kedua proyek tersebut sampai saat ini masih dalam proses tender. Dirinya berharap pembangunan sudah bisa dimulai Juni 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan bulan Juni sudah mulai peletakan batu pertama, dan mudah-mudahan pas tanggal 3 tepat Hari Jadi Bogor. Untuk pekerjaannya selama enam bulan,” katanya.

Baca juga  Kodjari Apresiasi dan Menghormati Hasil Mediasi

Herry menyebutkan GOR kecamatan ini mengusung konsep sportainment sebuah penggabungan antara sarana prasarana olahraga dengan hiburan. Selain itu, konsep ini juga bisa ramah difabel.

“Jadi orang ke sana tidak cuma untuk olahraga, tapi ada aktivitas lain karena ada kuliner, taman, lobi-lobi dan tempat ngopi. Jadi mau santai bisa, bawa jalan anak-anak bisa, bercengkrama dengan keluarga bisa dan olahraga juga bisa,” paparnya.

Berkenaan pengelolaan GOR Kecamatan, kata Herry, secara teknis masih digodok lebih lanjut oleh Dispora. Namun, lanjut Herry ada dua skema pengelolaan GOR kecamatan tersebut.

“Ada dua cara. Pertama, yang kita susun masih dalam konteks Dispora yang mengelola di sana. Jadi ada orang Dispora nanti merekrut 1, 2 staf untuk bantu pengelolaan. Atau nanti diserahkan bentuk pengelolaannya ke masyarakat atau ke masing-masing kecamatan. Ini kita godok lagi dari dua cara mana yang kita ambil,” ujarnya.

Baca juga  Musim Hujan, Ini Titik Rawan Longsor di Kota Bogor

Lebih lanjut, Herry mengungkapkan pembangunan GOR kecamatan di kecamatan lain akan dilanjutkan tahun 2023. Kecuali di Bogor Tengah dengan alasan ketiadaan lahan.

“Tahun depan, selain di Bogor Barat (Cilendek Barat), juga di Bogor Timur tempatnya di Katulampa tinggal dibuat DED-nya. Nah untuk di Tanah Sareal menyatu dengan kawasan Olahraga Terpadu di Kayu Manis,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top