Regional

DPRD Jabar Pelajari Perda Pesantren Provinsi Aceh

BOGOR-KITA.com, BANDUNG – Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus (Pansus VII) Raperda Penyelenggaraan Pesantren DPRD Jawa Barat melakukan studi banding ke DPR Aceh, Kota Banda Aceh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Selasa, (20/10/2020).

Pada kesempatan ini, Wakil Ketua Pansus VII Tetep Abdulatip mengatakan kunjungan studi banding kali ini untuk mendalami dan mempelajari Perda Pesantren di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yang di dalamnya terdapat point-poin penting sebagai bentuk keberpihakan Provinsi NAD terhadap keberadaan pesantren.

“Jazakumulloh, Alhamdulillah kami Pansus VII yang membahas raperda tentang penyelenggaraan pesantren, melakukan kunjungan silaturahmi dan studi banding terkait Raperda Pesantren, banyak masukan dari DPR Aceh, mengingat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sudah memiliki Perda Pesantren,” ucapnya dilansir dari Humas DPRD Jabar.

Salah satu masukan dan catatan yang akan kami bawa yaitu terdapat point-point sebagai bukti keberpihakan Pemerintah Aceh terhadap keberadaan pesantren atau dalam istilah Aceh Dayah,” sambungnya.

Tetep juga mengapresiasi keberadaan Dinas Pendidikan Dayah yang memiliki fungsi sebagai sebuah wadah penunjang keberadaan pesantren, yang di dalamnya juga sudah diperkuat dengan Pergub.

Baca juga  Gubernur Jabar soal Pilkada Serentak: Kesampingkan Kompetisi, Fokus Mengabdi

Harapan ke depannya dengan melakukan studi banding ini, DPRD melalui Pansus VII bisa melahirkan Perda yang Komperehensif sebagai bukti keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap keberadaan pesantren yang sudah berkiprah dan berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa.

“Yang sangat luar biasa adalah dengan keistimewaan pesantren di Aceh , maka lahirlah Dinas Pendidikan Dayah, yang mengatur segala hal untuk menunjang keberadaan pesantren, walaupun diperkuat dengan peraturan Gubernur, sudah termuat secara universal dan komperehensif , jadi bahan masukan di Jabar, dan bisa melahirkan Perda yang komperehensif sebagai bukti keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap Pesantren yang sudah berkiprah dan berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa,” tutupnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 17 =

Terpopuler

To Top