Kota Bogor

Dedie Rachim: Pemkot Bogor Sudah Sosialisasi ASN Dilarang Libur Imlek ke Luar Kota

Dedie Rachim
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan apresiasi aturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang melakuan perjalanan keluar kota pada saat libur imlek akhir pekan ini.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, ASN  harus memahami bahwa situasi saat ini memang dalam kondisi yang tidak baik, bahkan masih berisiko tinggi covid-19.

“ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat bahwa di libur imlek ini tidak kemana mana, tujuannya untuk memurunkan tingkat risiko penularan covid-19,” ucap Dedie, Kamis (11/2/2021).

Saat ini, lanjut Dedie, Kota Bogor  masih dalam kategori zona merah penyebaran covid-19, untuk itu pihaknya mendukung aturan dari KemenPAN RB ini.

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Curva Positif Menukik Turun Sangat Tajam, 7,  Sembuh, 15

“Kota Bogor menjadi catatan penting, kita masih berada di zona merah dan kita masih berjuang untuk menurunkan zona merah ini,” katanya.

Ia mengaku telah menyosialisaskikan kepada seluruh ASN di Kota Bogor terkait pelarangan melakukan perjalan keluar kota ini.

“Kita kan ada whatsaap group (WAG) dan sudah disampaikan juga lewat beberapa rapat, Insya Allah ada pemahaman dari ASN,” harapnya.

Dedie menambahkan, jika ASN telah mengajukan cuti dan sudah ada urusan di luar liburan, akan mempertimbangkan, tapi secara umum Pemkot Bogor melarang untuk melakukan perjalan keluar kota.

“Kalau sudah ada edaran di KemenPAN, tentunya akan ada sanksi teguran dari atasan langsung,” ucapnya. [] Ricky

Baca juga  Lido Jadi KEK, Syaratnya Berat, Jalannya Panjang
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!