Dedie Rachim Minta Sekolah Swasta di Bogor Perkuat Keunggulan dan Mutu Pendidikan
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendorong sekolah swasta untuk terus memperkuat kualitas dan keunggulan masing-masing agar mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat membuka Seminar Pendidikan tentang Pemahaman Hukum Yayasan bagi Penyelenggara Pendidikan Swasta Kota Bogor di Hotel Salak The Heritage, Jalan Juanda, Kota Bogor, Rabu (30/9/2026).
Menurut Dedie, keberadaan sekolah swasta memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat. Karena itu, pengelola sekolah swasta perlu memanfaatkan berbagai peluang yang ada untuk mengembangkan lembaga pendidikannya.
“Kolaborasi dan sinergi itu keharusan. Tantangan dan fakta yang ada harusnya direspons sekolah swasta untuk mengisi kekosongan yang tidak mungkin diisi oleh pemerintah,” kata Dedie.
Ia menilai keterbatasan tenaga pendidik dan kepala sekolah yang masih menjadi tantangan di Kota Bogor dapat menjadi ruang bagi sekolah swasta untuk mengambil peran lebih besar.
Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan peningkatan mutu, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendidikan.
Dedie meminta sekolah swasta tidak sekadar hadir sebagai alternatif, tetapi mampu membangun keunggulan yang menjadi ciri khas masing-masing sekolah.
“Sekolah swasta harus mampu mencari keunggulan dan potensi masing-masing agar bisa menjadi sekolah unggulan atau sekolah favorit, sehingga menjadi sekolah pilihan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain peningkatan mutu pendidikan, Dedie juga mengingatkan pentingnya menyiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Ia mendorong sekolah swasta memperluas wawasan siswa, termasuk melalui penguatan kemampuan bahasa asing dan pengenalan terhadap peluang pendidikan maupun pekerjaan di tingkat internasional.
“Semua tergantung bapak ibu. Kesempatan banyak, pemerintah sudah banyak memberikan dukungan. Tinggal bagaimana bapak ibu mengemas sekolah swasta punya daya saing dengan fokus mengajarkan para siswa wawasan dan bahasa asing agar ketika lulus dapat memaksimalkan kesempatan dan peluang yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua BMPS Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menyoroti pentingnya aspek hukum dalam pengelolaan yayasan pendidikan.
Menurut Ade, upaya memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap regulasi. Hal itu diperlukan agar pengelolaan sekolah tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari.
“Dengan pemahaman hukum yang kuat, dinamika yang hadir di kemudian hari dapat diantisipasi dan ditangani dengan jalan yang benar sehingga tidak mengganggu proses belajar,” kata Ade.
Ia berharap seminar tersebut menjadi ruang bagi para penyelenggara pendidikan swasta untuk memperkuat pemahaman mengenai tata kelola yayasan sekaligus membenahi berbagai persoalan yang masih ditemukan di lapangan.
Ade menegaskan, penguatan tata kelola tersebut pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran dan terciptanya lingkungan pendidikan yang kondusif bagi siswa.
Dengan demikian, sekolah swasta tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat, tetapi juga memiliki kualitas dan karakteristik yang membuatnya mampu bersaing serta mendapatkan kepercayaan masyarakat. [] Ricky
