Kab. Bogor

Dayeuh Pajajaran Mulai Direalisasikan Bertahap di Kawasan Puncak

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Program Dayeuh Pajajaran mulai direalisasikan secara bertahap di sejumlah desa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Program yang mengangkat nilai budaya dan identitas Sunda tersebut menjadi bagian dari pembangunan desa yang didukung melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) 2026.

Di Kecamatan Megamendung, dari tiga desa yang telah menerima anggaran Bankeu 2026, Desa Sukagalih tercatat telah merealisasikan program Dayeuh Pajajaran. Sementara itu, Desa Cipayung dan Cipayung Girang masih dalam tahap pelaksanaan.

Camat Megamendung, Ridwan, mengatakan pelaksanaan program tersebut tidak dilakukan secara serentak karena pencairan anggaran Bankeu di setiap desa berlangsung pada waktu yang berbeda.

Kondisi tersebut membuat pembangunan infrastruktur dan program Dayeuh Pajajaran harus disesuaikan dengan tahapan pencairan anggaran serta kesiapan masing-masing desa.

Baca juga  Ade Yasin : Perayaan Tahun Baru Islam Harus Dibiasakan

“Untuk Bankeu 2026, baru tiga desa yang menerima. Pembangunan infrastrukturnya berjalan, begitu juga Dayeuh Pajajaran. Bahkan, ada yang sudah selesai dilaksanakan,” kata Ridwan, Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan, seluruh desa di Kecamatan Megamendung nantinya akan melaksanakan program Dayeuh Pajajaran. Namun, realisasinya dilakukan secara bertahap mengikuti pencairan anggaran Bankeu di masing-masing desa.

“Pada prinsipnya, semua desa nanti melaksanakan Dayeuh Pajajaran. Hanya waktunya tidak bersamaan karena pencairan Bankeu juga dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Menurut Ridwan, program Dayeuh Pajajaran memiliki keterkaitan dengan karakter kawasan Puncak yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bogor. Selain mendukung penataan lingkungan dan kawasan, program tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas serta pelestarian budaya Sunda dalam pembangunan desa.

Baca juga  Iwan Setiawan Revisi Perbup Pembatasan Truk Tambang

Penerapan Dayeuh Pajajaran juga mulai berlangsung di Kecamatan Cisarua. Desa Tugu Utara tercatat telah merealisasikan program tersebut, sedangkan Desa Tugu Selatan, Leuwimalang, dan Kopo masih berada dalam tahap persiapan.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Cisarua, Erni Erlinawati, mengatakan sejumlah desa di wilayahnya mulai menjalankan program pembangunan yang didukung anggaran pemerintah, termasuk Dayeuh Pajajaran.

Dari sembilan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Cisarua, beberapa desa telah merealisasikan program tersebut, sementara desa lainnya masih mempersiapkan pelaksanaan hingga memasuki tahap penyelesaian.

“Sudah ada beberapa desa yang melaksanakan Dayeuh Pajajaran. Ada yang masih menyiapkan pelaksanaannya, sementara beberapa lainnya sudah mendekati tahap penyelesaian,” tandasnya.[] Danu

Baca juga  Korban Puting Beliung di Desa Cipayung, Megamendung Butuh Ratusan Asbes
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top