Situasi di Simpang Ciawi Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kota Bogor.

Camat: Lahan Bakal Terminal Ciawi Sudah Ada, 7.500 Meter

BOGOR-KITA.com – Camat Ciawi Bambang Setiawan mengatakan, lahan yang dibutuhkan untuk lokasi Terminal Ciawi sudah ada dengan luas 7.500 meter persegi di Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi.

“Lahan terminal yang sebelumnya jadi kendala, kini sudah ada, pemerintah tinggal membayar lahan tersebut,” ujar Bambang di Ciawi, Kamis (28/2/2019).

Bambang mengemukakan, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ciawi yang dilaksanakan pada Kamis (24/1/2018) lalu juga fokus pada pembangunan terminal di wilayah tersebut.

Terminal di Ciawi sudah lama direncanakan. Persisnya sudah menjadi pembicaraan sejak era kepemimpinan Buapti Rachmat Yasin tahun 2008.

Waktu berlalu, rencana pembangunan terminal di Ciawi itu meredup. Setelah terpilih dalam Pilkada 2018, Walikota Bima Arya mengangkat kembali isu itu.

Bima menyebutnya dengan istilah terminal batas kota. Bima Arya berkepentingan dengan terminal itu karena terkait dengan penataan transportasi di Kota Bogor. Sebab, sampai saat ini, masih banyak angkot Kabupaten Bogor yang masuk ke wilayah Kota Bogor dan berkontribusi terhadap kemacetan di Kota Bogor.

Gayung bersambut, tidak lama setelah serah terima jabatan tanggal 31 Desember 2018, dan Ade Yasin dan Iwan Setiawan memegang tampuk pemerintahan Kabupaten Bogor, kedua pemerintahan menggelar rapat koordinasi, salah satunya membahas soal terminal batas kota di Ciawi itu yang merupakan salah satu titik perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor.

Dalam rapat minggon atau  Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Ciawi, Rabu (27/2/2019) Ade Yasin menyinggung soal terminal di Ciawi itu.

Rencana membangun terminal memperlihatkan tanda-tandan positif karena masalah lahan yang selama ini menjadi kendala, seperti dikemukakan Camat Ciawi, kini sudah teratasi.

Kendala lahan yang sebelumnya membuat rencana ini tidak terealisasi, kini sudah tersedia seluas 7.500 meter persegi berlokasi di Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi. “Pemerintah tinggal bayar,” kata Bambang

Bambang berharap Terminal Ciawi bisa dibangun pada 2020 tahun depan.

Sebagai orang nomor satu di Kecamatan  Ciawi, Bambang mengatakan, pembangunan Terminal Ciawi sangat penting dan mendesak karena Simpang Ciawi menjadi sentral transportasi umum menuju Puncak Bogor atau Sukabumi, atau menuju Kota Bogor dan sebaliknya.

Pantauan BOGOR-KITA.com, karena belum ada terminal, maka angkot menjadikan Simpang Ciawi sebagai terminal bayangan. Hal itu membuat Simpang Ciwai bukan hanya macet, tetapi juga semrawut karena bercampur dengan  pedagang kaki lima.  [] Admin/Pkr



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *