Kab. Bogor

Bupati Bogor: Wisata Tidak Dilarang Namun Tetap Kita Batasi Secara Ketat

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, wisata di Kabupaten Bogor tidak dilarang namun tetap ada pembatasan-pembatasan secara ketat. Hal tersebut dikatakannya saat wawancara langsung secara virtual dengan TV One, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (13/5/2021).

“Memang tidak ada larangan untuk membuka tempat wisata, namun tetap kita batasi. Kabupaten Bogor termasuk wilayah aglomerasi jadi tidak bisa menutup, tetapi karena ada kebijakan larangan mudik dan dilakukan penyekatan di wilayah perbatasan, secara otomatis masyarakat di luar Bogor akan terkena penyekatan dan diputarbalikkan,” kata Ade Yasin.

Ade Yasin menjelaskan, selama masa larangan mudik, dari tanggal 6 sampai 17 Mei penyekatan tidak memilah mana yang mau mudik dan mana yang mau wisata, semua diperlakukan sama.

Baca juga  Ade Yasin Imbau Masyarakat Tidak Turun ke Jalan 22 Mei

“Kemarin malam saya melakukan pemantauan secara langsung di lokasi penyekatan. Kendaraan-kendaraan bernomor polisi di luar Bogor langsung diputarbalikan,” ujarnya.

“Namun untuk warga lokal yang mau berwisata masih dibolehkan, karena di tempat wisata itu juga ada pembatasan secara ketat seperti ditanya KTP-nya, ada pemberlakuan protokol kesehatan secara ketat, dan hanya boleh menerima wisatawan sebanyak 30 persen dari kapasitas tempat,” tambahnya.

Ade Yasin menambahkan, akan selalu lakukan monitoring yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Pariwisata dan instansi lainnya, dan saya minta ada kerja sama antar pengelola wisata, Satgas Covid-19, dan pengunjung tempat wisata, agar wisata tetap sehat, aman dan nyaman.

“Setelah masa larangan mudik habis, wisatawan dari luar Bogor bisa datang berwisata dengan syarat memiliki surat bebas Covid melalui test antigen yang berlaku satu hari atau swab test yang berlaku tiga hari. Khusus bagi yang sudah vaksin, hanya tinggal menunjukkan bukti surat keterangannya,” terangnya.

Baca juga  Perang Melawan Corona, Pemkab Bogor Turunkan Relawan PMI ke 416 Desa

Meski demikian, lanjutnya, dia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk menahan diri agar tidak kemana-mana dulu.

“Kami ingin masyarakat aman dan sehat. Jadi tidak memaksakan diri untuk melaksanakan aktivitas yang dirasa tidak perlu,” tutupnya.   [] Hari / Diskominfo Kabupaten Bogor

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top