Kab. Bogor

Bukti Transfer Ungkap Keterlibatan 4 ASN dalam Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Ilustrasi/Istimewa

BOGOR-KITA.com, CIBINONG  — Hasil audit investigasi Inspektorat Kabupaten Bogor mengungkap keterlibatan empat aparatur sipil negara (ASN) dalam dugaan praktik jual beli jabatan. Keterlibatan tersebut didasarkan pada temuan transaksi keuangan yang didukung bukti transfer dan rekening koran.

Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, mengatakan audit dilakukan sejak 11 Maret 2026 melalui pengumpulan data, penelusuran dokumen, serta klarifikasi terhadap sejumlah pihak. Sebanyak 24 pegawai, mulai dari pejabat eselon II hingga staf, dimintai keterangan dalam proses tersebut.

“Dari hasil audit, tidak ditemukan aliran dana ke BKPSDM, Tim Penilai Kinerja (TPK), maupun pihak terkait lainnya. Namun, terdapat transaksi yang teridentifikasi di antara empat ASN, yang dibuktikan melalui data transfer dan rekening koran,” ujar Arif Rahman, Selasa (14/4/2026).

Baca juga  Copet Beraksi di Kirab Merah Putih Berhasil Digagalkan

Ia menegaskan, permintaan klarifikasi kepada sejumlah pihak merupakan bagian dari proses pendalaman dan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan mereka dalam kasus tersebut.

Meski tidak ditemukan aliran dana ke lembaga atau tim resmi terkait promosi jabatan, temuan transaksi antar empat ASN tersebut dinilai sebagai pelanggaran dan mengindikasikan adanya praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada ASN yang terlibat sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS juncto Peraturan BKN Nomor 6 Tahun 2022.

Selain itu, karena adanya indikasi tindak pidana, penanganan kasus ini telah dilimpahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses lebih lanjut.

“Penanganan telah kami limpahkan kepada aparat penegak hukum agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Arif.

Baca juga  3 Parpol Punya Figur Kuat Di Pilkada Kabupaten Bogor

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, serta menjaga kepercayaan publik.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top