Nasional

BPOM Keluarkan Izin Usia di Atas 60 Tahun Bisa Menerima Vaksin

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

BOGOR-KITA.cm, JAKARTA – Usia lanjut di atas 60 persen sudah bisa diberi vaksin. Mulai Senin (8/2/2021) vaksinasi yang masih untuk tenaga medis, sudah bisa diberikan kepada nakes usia di atas 60 tahun, selanjutnya untuk masyarakat umum.

Hal ini dikemukakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Minggu (7/2/2021), dilansir dari laman https://sehatnegeriku.kemkes.go.id.

Sebelumnya, vaksinasi dibatasi hanya sampai usia 59 tahun. Hal ini karena uji klinis vaksin di Indonesia hanya dilakukan terhadap usia di bawah 60 tahun.

Kabar baik vaksinasi untuk usia di atas 60 tahun itu bisa dilakukan setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), pada Minggu (7/2/2021) ini secara resmi telah mengeluarkan izin penggunaan vaksin COVID-19 CoronaVac dari Sinovac bagi kelompok usia lanjut di atas 60 tahun.

Baca juga  Corona Kabupaten Bogor: Positif Belum Turun, 57, Sembuh 53, Meninggal Nihil

Budi Gunadi Sadikin mengatakan BPOM mengeluarkan izin vaksin untuk bisa diberikan bagi orang dengan usia di atas 60 tahun yang berdasarkan uji klinis ke 3 di negara-negara di luar Indonesia.

“Penting sekali bagi pemerintah untuk memprioritaskan tenaga kesehatan berusia lanjut karena adanya risiko ganda, yaitu profesi mereka yang rawan terpapar COVID-19, selain itu usia mereka yang rentan,” kata Menkes, seraya menambahkan vaksinasi perdana bagi tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun akan dilaksanakan Senin 8 Februari 2021, pukul 09.00 WIB.

Tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun yang akan divaksinasi total berjumlah 11.600 orang di seluruh Indonesia.

Dengan diberikannya vaksin COVID-19 bagi tenaga kesehatan yang berusia lanjut dapat melindungi dan memberikan keamanan bagi seluruh tenaga kesehatan kita tanpa terkecuali.

Baca juga  Dedie Sebut Vaksin untuk Masyarakat Sama dengan yang Diterimanya

Kelompok lansia tetap akan menerima vaksinasi dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari. Dosis pertama berfungsi untuk mengenalkan inactivated virus ke tubuh sehingga vaksin dapat bekerja sama dengan tubuh untuk membentuk antibodi baru.

Sementara, vaksin dosis kedua berperan sebagai booster atau meningkatkan kekuatan vaksin sehingga antibodi yang telah terbentuk semakin kuat dan optimal.

Secara paralel pemerintah juga akan mulai melakukan vaksinasi kepada lansia kategori non-nakes. Sekitar 10% populasi Indonesia berada dalam kelompok lansia, dan 50% lebih kematian akibat Covid-19 terjadi pada kelompok ini.

Pemberian vaksinasi kepada lansia dapat menekan kematian dan juga mengurangi tekanan terhadap Rumah Sakit dengan harapan angka rawat inap dan Bed Occupancy Ratio dapat turun. [] Hari

Baca juga  PPP Kota Bogor Gelar LKKD Beri Pembekalan Kader
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!