BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota Dorong Pertumbuhan Sektor Properti Melalui Penyaluran MLT Kredit Konstruksi Senilai Rp88,95 Miliar
BOGOR-KITA.com, BOGOR – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bogor Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor perumahan dan konstruksi melalui penyaluran Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Kredit Konstruksi kepada tiga perusahaan pengembang dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp88,95 miliar.
Penyerahan simbolis manfaat MLT Kredit Konstruksi tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota, Dian Agung Senoaji, bersama perwakilan perusahaan penerima manfaat, yakni PT Ambar Graha Sejahtera senilai Rp44,5 miliar, PT Sultan Said Propertindo senilai Rp35,25 miliar, serta PT Natura City Development senilai Rp9,2 miliar.
Program MLT Kredit Konstruksi merupakan salah satu fasilitas pembiayaan yang disediakan BPJS Ketenagakerjaan bagi perusahaan jasa konstruksi dan pengembang perumahan yang menjadi peserta aktif. Program ini bertujuan mendukung percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat pekerja sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti yang berkelanjutan. MLT merupakan bagian dari manfaat tambahan Program Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencakup fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP), serta Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja/Kredit Konstruksi (FPPP/KK).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor Kota, Dian Agung Senoaji, menyampaikan bahwa penyaluran MLT Kredit Konstruksi ini merupakan bentuk dukungan nyata BPJS Ketenagakerjaan dalam memperkuat ekosistem perumahan bagi pekerja.
“Kami mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerjanya. Melalui Program MLT Kredit Konstruksi ini, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan perlindungan sosial, tetapi juga menghadirkan manfaat tambahan yang dapat mendukung pengembangan usaha perusahaan, khususnya di sektor properti dan konstruksi. Harapannya, program ini mampu mendorong percepatan pembangunan hunian yang layak bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ujar Dian.
Ia menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong pemanfaatan Program MLT oleh perusahaan peserta yang memenuhi persyaratan, sehingga manfaat dana investasi Program JHT dapat dirasakan secara optimal oleh peserta dan pelaku usaha. Program MLT dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan pembiayaan perumahan dan mendukung kesejahteraan pekerja Indonesia.
Melalui penyaluran MLT Kredit Konstruksi ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak perusahaan pengembang yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mempercepat pembangunan proyek perumahan, memperluas lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
