Wali Kota Bogor Bima Arya usai membuka Konsultasi Publik RPJMD Kota Bogor tahun 2019 -2024 di Zest Hotel, Jalan Pajajaran No 27, Kota Bogor, Kamis (2/5/2019).

Bima Arya: Pembangunan Kota Bogor Harus Inklusif

BOGOR-KITA.com – Pembangunan Kota Bogor tidak boleh eksklusif harus inklusif. Proses konsultasi publik ini hakikatnya supaya perencanaan pembangunan tidak eksklusif.

Hal tersebut dikemukakan Wali Kota Bogor Bima Arya saat membuka Konsultasi Publik RPJMD Kota Bogor tahun 2019 -2024 di Zest Hotel, Jalan Pajajaran No 27, Kota Bogor, Kamis (2/5/2019).

Ditemui wartawan BOGOR-KITA.com, Bima mengatakan perencanaan pembangunan Kota Bogor harus terbuka. Dia akan meminta untuk dilakukan konsultasi publik terbuka yang melibatkan masyarakat umum.

“Banyak dimensi pembangunan bergerak dengan cepat yang membuat Pemkot Bogor harus selalu beradaptasi, sehingga perencanaan pembangunan harus terbuka supaya bisa menyesuaikan dengan perkembangan yang cepat tadi. Kadang kadang solusinya datang dari warga. Maka kita perlu membuka ruang supaya mendapatkan masukan masukan kekinian,” terang Bima.

“Saya ingin juga mendengar masukan dari kalangan kreatif, dari pedagang,” tambahnya.

Hadir dalam Konsultasi Publik RPJMD Kota Bogor tahun 2019-2024, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kepala Bappeda kota Bogor Erna Ernawati, dan puluhan tamu undangan. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *