Bima Arya Setelah Menandatangani Perwali Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Antikorupsi Tingkat Pendidikan di SMPN 7 Bogor

Sikapi Pilpres, Bima Arya Minta Semua Pihak Taat Hukum

BOGOR-KITA.com – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta semua pihak menaati hukum yang berlaku menyikapi hasil pemilihan presiden dan wakil presiden 2019 yang sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum.

“Kita kembalikan semuanya ke aturan yang berlaku. Semua boleh berpendapat dan itu dilindungi undang – undang. Aturan harus kita taati, bahwa KPU masih bekerja, kita tunggu hasilnya. Apabila tidak puas dengan hasil real count KPU ada mekanismenya. Bisa melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi,” kata Bima kepada awak media di SMP N 7 Bogor, Kamis (2/5/2019).

Lebih lanjut, menyikapi hasil real count pemilu serentak 2019, Bima yang juga Wakil Ketua Umum PAN mengatakan ke depan akan ada forum khusus partai PAN yang akan mengevaluasi pilpres dan pileg.

Bima juga meminta pihak yang menuduh telah terjadi kecurangan pada pilpres 2019, untuk membuktikan tuduhannya.

“Dibuktikan (tuduhan, red) , tidak boleh hanya beropini. Adu data dan fakta,” kata Bima.

Ditanya tentang Ijtima Ulama III Bima enggan memberikan komentarnya. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *