Banjir Jakarta

Bima: Bogor Jangan Jadi Kambing Hitam Banjir Jakarta

BOGOR-KITA.com – Curah hujan di wilayah Bogor yang sangat tinggi dalam beberapa pekan terakhir menjadi momok bagi warga DKI Jakarta. Banjir menggenangi DKI Jakarta pada Jumat (26/4/2019) mengakibatkan 2.258 orang mengungsi dan dua meninggal dunia.

Sungai Ciliwung yang menjadi medium untuk mengantarkan banjir dari wilayah Puncak, melalui Kota Bogor, Kota Depok dan sampai di Ibukota Jakarta sudah tidak bisa lagi dijadikan kambing hitam oleh warga Jakarta.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengemukakan hal ini menanggapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sempat mengkritik Kota Bogor sebagai penyebab banjir di Jakarta. Selain itu, Anies juga menyayangkan banyaknya sampah yang dikirim sampai menyumbat pintu air Manggarai dan membuat air meluap ke permukiman warga.

Bima menegaskan, bahwa program pembangunan Kolam Retensi Cibuluh yang mendapatkan suntikan dana dari DKI Jakarta sudah memasuki tahapan lelang.

“Cibuluh sudah lelang Rp10 miliar, Insya Allah yang dari Pak Anies dan kita sedang menyiapkan proposal untuk revitalisasi situ (waduk) yang lain, seperti Situ Gede, Situ Panjang, semuanya ya,” katanya pers di Bogor, Kamis (2/5/2019).

Kolam Retensi Cibuluh dan pembangunan lainnya yang dilakukan oleh Pemkot Bogor diperkirakan mampu mengurangi air yang masuk ke Jakarta sebanyak 30 persen nantinya.[] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *