Bawa Narasi Kebangsaan, GMNI Masifkan Pengkaderan di IPB University

BOGOR-KITA.com – IPB University melangsungkan acara Dies Natalis ke 56, Sabtu (7/9/2019). Acara ini memiliki beragam rangkaian kegiatan, dimulai dari jalan sehat, pentas seni, pengenalan Inovasi IPB, hingga pengenalan Organisasi baik internal maupun eksternal yang melakukan aktivitas di IPB seperti MPM, DPM, BEM, Himpunan Profesi serta Komunitas dan Oragisasi kelompok Cipayung, salah satunya GMNI. Hadirnya GMNI tentu membawa gagasan untuk mewujudkan IPB sebagai kampus pertanian yang berpihak pada petani dengan memegang teguh nilai-nilai kebangsaan.

Munculnya GMNI merupakan titik kembalinya IPB menjadi kampus Rakyat dengan menjunjung tinggi nilai dan falsafah kebangsaan. Hal itu terlihat dari cara kader mengenalkan GMNI kepada mahasiswa IPB.

“Kami mengenalkan GMNI kepada para mahasiswa dengan membawa mahasiswa pada permasalahan petani dan pertanian Indonesia serta kami pun sangat menekankan arti persatuan dalam bingkai keberagaman. Fokus kami memang pada nilai perjuangan GMNI, yaitu bagaimana agar mahasiswa IPB menyadari statusnya sebagai mahasiswa pertanian dan statusnya sebagai putra/putri Ibu Pertiwi,” ujar Ramdani Pimpinan GMNI IPB.

IPB memang dikenal sebagai kampus yang memiliki mahasiswa dari latar belakang suku ras, dan agama yang sangat beragama, Sehingga penting untuk menanamkan nilai-niali kebangsaan di IPB.

“Nilai-nilai yang di jujung tinggi GMNI memang sangat menghargai keberagaman. Mahasiswa dari latar belakang suku, ras, dan agama apapun dapat menjadi Kader GMNI, dan bagi kami GMNI merupakan ruang kita sebagai mahasiswa IPB untuk sama-sama belajar dan berproses,” kata Afril , Sekretaris GMNI IPB.

Semangat para kader dalam memperkenalkan GMNI kepada para mahasiswa memang menuai respon positif dari para mahasiswa IPB. Hal itu ditandai dengan jumlah mahasiswa yang mengunjungi stand pengenalan GMNI mencapai lebih dari 100 mahasiswa.

“Bagi kita berjuang itu bukan soal seberapa banyak orang yang mengenal nama GMNI, namun dilihat dari seberapa besar kerja keras kita sebagai kader GMNI untuk mengenalkan nilai-nilai perjuangannya,” ujar Fillone Kader GMNI IPB.

Uniknya cara para kader GMNI IPB untuk mengenal GMNI kepada mahasiswa IPB itu dengan melakukan kampanye media yang memuat isu-isu hangat nasional. Kader GMNI menyediakan atribut photobooth yang bertuliskan isu-isu nasional, kemudian diposting di media sosial mahasiswa dengan disertai hastag.

“Indonesia dalam beberapa waktu terakhir sedang banyak persoalan salah satunya nilai-nilai Pancasila yang terkikis, RUU KPK yang berupaya melemahkan Instansi KPK, serta dalam persoalan Pertanian yaitu RUU Pertanah yang kami anggap akan berdampak buruk bagi pertanian dan petani Indonesia. Oleh karenanya kami melakukan aksi media melalui hastag yang bertuliskan AKU PANCASILA, TOLAK RUU KPK, TOLAK RUU PERTANAHAN,” ujar Siti Hartati Kader GMNI IPB.

“Saya senang melihat stand GMNI IPB, karena saya dapat melihat lebih luas Indonesia dari berbagai aspek dengan beragam persoalannya,” ungkap Daffa Mahasiwa IPB. [] Rilis GMNI 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *