Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bahri (ASB(

ASB Minta Pemkot Bogor Kaji Efektivitas PSBB Tekan Kasus Corona

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PPP, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pemetaan terhadap sejauh mana penularan wabah Covid-19 dapat diselesaikan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Harus segera dikaji dan dipetakan. Apakah dengan PSBB penularan virus Corona dapat dikendalikan sebelum 29 Mei. Karena itu kebijakan pencegahan penularan Covid-19 wajib disosialisasikan ke masyarakat. Dan apabila masih ada yang melanggar perlu diberikan sanksi tegas,” ujar ASB kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, ASB juga menyarankan agar Pemkot mengkaji sejauh mana efektifitas PSBB dengan RW Siaga Corona dalam penanganan Corona bila dibandingkan dengan karantina wilayah sesungguhnya.

“Jangan sampai jumlah kasus semakin tinggi, karena tak dapat mengendalikan laju penularan,” katanya.

Menurut ASB, apabila bila melihat peta sebaran Covid-19 di Kota Bogor, terdapat beberapa kecamatan yang menjadi zona merah Corona seperti Bogor Utara dan Tanah Sareal. Namun, hingga kini pemerintah tak pernah secara gamblang menyebutkan apa penyebab utama suatu wilayah paling banyak terpapar virus tersebut.

ASB menuturkan bahwa Tim Gugus Tugas Covid-19 wajib melakukan langkah-langkah cepat dan terukur untuk menangani Corona pada wilayah tersebut. “Selama ini banyak warga yang bertanya kepada kami soal penanganan di wilayah-wilayah itu,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam penerapan PSBB mesti ada sinergitas dengan DKI Jakarta. “Hal itu lantaran banyak masyarakat Kota Bogor dan Jakarta kerap lalu lalang pada dua wilayah,” pungkasnya [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *