Kab. Bogor

KP2C Berharap Patroli Gabungan di Sungai Cileungsi Berlanjut hingga 2027

Foto Dok Kp2c

BOGOR-KITA.com, BOGOR — Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) berharap kegiatan Satgaster Patroli Sungai TNI dari Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jawa Barat dapat dilanjutkan hingga 2027.

Ketua KP2C Puarman mengatakan keberadaan tim patroli tersebut membantu kegiatan pemantauan dan pemetaan potensi pencemaran di sejumlah sungai di wilayah Bogor dan Bekasi.

Salah satu kegiatan dilakukan melalui susur Sungai Cileungsi bersama KP2C dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut mencakup pemetaan serta identifikasi pipa dan saluran yang bermuara ke sungai, termasuk saluran yang sulit terlihat dari permukaan.

Menurut KP2C, pemetaan saluran tersebut dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam upaya pengendalian pencemaran Sungai Cileungsi. Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, terutama pada musim kemarau ketika debit air sungai menurun.

Baca juga  Peneliti Muda IPB University Dalami Hewan Purba, Lulus Doktor Usia 26 tahun

“Saat musim kemarau, kondisi Sungai Cileungsi kembali menjadi perhatian karena debit air menyusut dan perubahan kondisi air lebih mudah terlihat,” kata Puarman, Kamis (24/9/2026).

Selain Sungai Cileungsi, kegiatan serupa dilakukan di Kali Bekasi. KP2C bersama Satgaster Patroli Sungai DSDA Jawa Barat dan DLH Kota Bekasi melakukan susur sungai untuk memetakan saluran dan pipa yang berpotensi menjadi jalur masuknya limbah ke badan air.

Kegiatan juga dilakukan di Sungai Cikeas bersama Perumda Tirta Kahuripan. Susur sungai tersebut bertujuan memetakan potensi pencemaran pada sungai yang airnya dimanfaatkan sebagai sumber air baku yang dikelola Perumda Tirta Kahuripan.

“Satgaster TNI mempunyai keahlian dan kemampuan dalam mencari potensi-potensi pencemaran,” ujar Puarman.

Baca juga  'Si Paman SAM', Sistem dan Prosedur Pengamanan SAMISADE

KP2C menyebut organisasi tersebut memiliki sekitar 65.000 anggota yang berada di wilayah yang terdampak kondisi Sungai Cileungsi, Sungai Cikeas, dan Kali Bekasi. Menurut Puarman, kerja sama dengan Satgaster Patroli Sungai DSDA Jawa Barat memberikan dukungan terhadap kegiatan pemantauan sungai yang dilakukan masyarakat.

Harapan untuk 2027

Masa tugas Satgaster Patroli Sungai DSDA Jawa Barat dijadwalkan berakhir pada 1 Oktober 2026. KP2C berharap masa tugas tersebut dapat diperpanjang atau kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada 2027.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat dilanjutkan karena masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk menjaga sungai,” kata Puarman.

Menurut KP2C, apabila kembali ditugaskan, Satgaster Patroli Sungai DSDA Jawa Barat diharapkan dapat mendukung sejumlah kegiatan, antara lain:

  • pengendalian pencemaran;

  • perlindungan sempadan sungai;

  • mitigasi banjir;

  • pelestarian sungai;

  • peningkatan kedisiplinan dalam pengelolaan sampah;

  • penanaman pohon; dan

  • kegiatan lain yang berkaitan dengan perlindungan dan pemulihan sungai.

Baca juga  Ayam Lokal Unggul IPB D-1 Mulai Diproduksi Massal

KP2C menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Satgaster Patroli Sungai DSDA Jawa Barat atas kerja sama dalam kegiatan pemantauan dan pemetaan sungai. [] Kahar

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top