Kondisi Terkini Korban Rumah Roboh di Cimanggis Bogor, Balita Dirawat Intensif
BOGOR-KITA.com, BOJONGGEDE – Pasca mendapat perawatan medis di RSUD Cibinong Bogor, tiga dari total 4 korban bencana rumah roboh di Kampung Cimanggis Desa Cimanggis Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor, saat ini hanya tinggal anak balita yang masih mendapatkan perawatan intensif idi ruang PICU.
Tiga korban orang dewasa atas nama Ani (40) suaminya, dan ibunya sudah diizinkan pulang pasca mendapatkan perawatan tim medis. Sedangkan korban balita berumur 1 tahun masih terus dilakukan perawatan.
Rika, aktivis sosial yang juga dekat dengan keluarga korban mengungkapkan, selain kondisi rumah memang tidak layak huni, penyebab lain rumah roboh itu karena ada tembok bangunan pangkalan truk yang ada di belakang rumah korban juga roboh.
“Struktur bangunan tembok itu tidak kuat dan tidak ada drainase sehingga temboknya jebol bersama air, kemudian menghantam rumah nya Ibu Ani,” ucap Rika, Minggu (5/4/2026).
Dari keterangan korban, lanjut Rika, peristiwa rumah roboh ini terjadi dalam waktu hanya dalam waktu beberapa menit, sehingga tidak ada yang sempat menyelamatkan diri.
“Akibatnya, ke-empat orang korban tertimpa material bangunan dan bayi kemasukan lumpur yang berasal dari tembok bangunan jebol di sebelah rumah korban,” ungkapnya
Ia menjelaskan, saat ini korban bayi masih harus dirawat intensif dan setelah dilakukan visum, harus dirujuk karena di dalam masih ada lumpur. Informasinya pihak RSUD tidak memiliki alat yang bisa sampai ke lambung guna membersihkan lumpur yang masuk.
“Bayi sekrang sudah di ruang PICU tapi belum bisa disedot karena info dari pihak RS, tidak ada alat-nyya di RSUD Cibinong, makanya harus dirujuk,” imbuh anggota LSM MPB ini.
Rika menambahkan, saat ini Dinsos, Polsek, Kades, Camat, Tagana dan IPSM sudah turun langsung memberikan bantuan – bantuan standar seperti kasur darurat dan lainnya.
Pihak Pemdes juga telah mengontrak rumah untuk tempat tinggal keluarga korban sampai rumah yang roboh selesai dibangun kembali.
Pemerintah Kecamatan Bojonggede akan membantu proses pembuatan KK baru sehingga perawatan balita tersebut dapat dicover BPJS atau biayanya ditanggung pemerintah.
“Satu hal lagi, bahwa untuk pembiayaan pengobatan bayi tidak ter-cover oleh BPJS. Maka perlu bantuan pihak – pihak terkait,” pungkas Rika. [] Fahry
