Kab. Bogor

Penipuan dan Uang Palsu Dominasi Kasus Kriminal di Cisarua

BOGOR-KITA.com, Cisarua – Kasus penipuan dan peredaran uang palsu menjadi tindak kriminal yang paling banyak ditangani jajaran Polsek Cisarua. Sementara itu, kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), hingga perampokan tercatat nyaris tidak terjadi di wilayah tersebut.

Kapolsek Cisarua, AKP Budi Suratman, mengungkapkan bahwa karakteristik kriminalitas di wilayahnya berbeda dibanding daerah lain. Meski secara sosial Cisarua sudah berkembang menjadi kawasan semi perkotaan, pola kejahatannya tidak didominasi aksi jalanan seperti jambret atau perampokan.

“Selama saya menjabat, kasus yang paling banyak ditangani adalah penipuan dan peredaran uang palsu. Jenis kejahatan lainnya relatif minim,” ujar Budi, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, motif ekonomi instan menjadi salah satu faktor pendorong munculnya kasus tersebut. Keinginan untuk mendapatkan keuntungan secara cepat kerap berujung pada praktik penipuan maupun penggunaan uang palsu.

Baca juga  MTQ Tahun 2024 di Rest Area Gunung Mas, Ini Persiapan Kecamatan Cisarua

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kecamatan Cisarua secara umum tetap kondusif. Ia juga menyebut tidak ada titik tertentu yang dapat dikategorikan sebagai wilayah rawan kriminalitas.

“Secara umum kondisi di Cisarua aman dan terkendali. Tidak ada titik rawan yang menonjol,” tegasnya.

Memasuki bulan Ramadan, Polsek Cisarua meningkatkan patroli rutin sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas. Patroli dilakukan setiap hari mulai pukul 22.00 WIB hingga menjelang sahur.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengimbau para remaja yang masih berada di luar rumah pada malam hari agar segera kembali ke rumah masing-masing dan memanfaatkan bulan Ramadan untuk kegiatan positif.

Baca juga  Warga Kelurahan Cisarua Cemas Tinggal di Bawah Tebing Rawan Longsor, Minta BPBD Bertindak

“Lebih baik isi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat. Hindari nongkrong tanpa tujuan yang jelas,” imbaunya.

Patroli ini juga bertujuan mencegah potensi gangguan seperti perang sarung, tawuran, balap liar, hingga aktivitas geng motor. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Patroli rutin kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas,” pungkasnya. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top