Rapid test massal di Pasar Ciawi, Sabtu (4/7/2020)

8 Reaktif, 473 Non-Reaktif Covid-19 Hasil Rapid Test di Pasar Ciawi

BOGOR-KITA.com, CIAWI – Sebanyak delapan orang dinyatakan reaktif covid-19 usai menjalani rapid test massal di Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor pada Sabtu (4/7/2020). Kepada delapan orang itu telah dilakukan swab test dan hasilnya akan diketahui beberapa hari ke depan.

Demikan dikemukakan Bupati Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin dalam keterangan diterima BOGOR-KITA.com, Minggu (5/7/2020).

Dikatakan Ade Yasin, tes massal tersebut digelar oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia bekerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor untuk memetakan dan memutus mata rantai penularan virus corona.

“Rapid test diikuti 481 orang, sebanyak 473 non reaktif dan 8 orang reaktif. Telah dilakukan swab test kepada mereka yang reaktif. Mudah mudahan hasilnya negatif,” kata Ade Yasin.

Sebelum di Pasar Ciawi, BIN juga telah melakukan rapid test massal serupa di Pasar Cibinong pada Rabu (17/6/2020).

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengatakan bahwa pelaksanaan tes di Pasar Ciawi berjalan lancar hasil koordinasi Gugus Tugas Covid-19  Kabupaten Bogor dan PD Pasar Tohaga.

“Ini merupakan ikhtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid di lingkungan Pasar Ciawi dan lingkungan sekitarnya,” tegasnya.

Dalam keterangan terpisah, Haris Setiawan, Direktur Utama PD Pasar Tohaga mengatakan antusias pedagang cukup baik, terlihat dengan tidak adanya tempat berdagang yang kosong, tingkat kesadaran masyarakat pasar perlahan meningkat.

“80 persen pedagang kami mengikuti rangkaian tes,” papar Haris.

Pasar Ciawi merupakan pasar perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Sukabumi, tak heran pasar ini menjadi sorotan banyak pihak sehingga protokol kesehatan di pasar pun lebih diperhatikan.

“Intinya pasar masih komitmen untuk tidak ada toleransi bagi siapapun yang mau ke pasar harus ikuti aturan protokol kesehatan,” tutup Haris. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *