Kerusakan parah yang terjadi di beberapa ruas jalan kelas provinsi, membuat warga Kabupaten Bogor resah. Salah satunya ruas jalan Pembangunan di Kecamatan Gunungsindur yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kota Tanggerang Selatan.

Warga Kabupaten Bogor Resah Banyak Jalan Provinsi Rusak Parah

BOGOR-KITA.com, GUNUNGSINDUR – Kerusakan sejumlah ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Bogor membuat warga resah. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses utama untuk aktivitas warga yang selalu padat arus lalu lintas.

Salah satu jalan kelas provinsi yang rusak parah adalah jalan Pembangunan di Kecamatan Gunungsindur. Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antara Kabupaten Bogor dan Kota Tanggerang Selatan. “Jalan sudah lama rusak dan tidak diperbaiki. Saat ini kondisinya semakin parah. Ketika hujan, berubah total bagai kolam ikan,” ungkap Asep Badru (28) warga Desa Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Dia menuturkan, selain sering membuat kemacetan panjang, warga juga merasa resah dan khawatir jika terus dibiarkan dalam kondisi rusak dan tidak diperbaiki, maka akan berpotensi menimbulkan korban kecelakaan. “Sudah banyak pengendara sepeda motor terjatuh akibat rusaknya jalan ini. Kalau kendaraan mogok akibat terendam air, sudah tidak terhitung jumlahnya,” ungkapnya.

Pantauan awak media ini, saat hujan turun, lubang – lubang besar di badan jalan tertutup genangan air. Hal ini menyebabkan banyak sepeda motor terjebak dan terjatuh. Menurut Deden, petugas lapangan UPT Jalan dan Jembatan wilayah Parung jalan tersebut memang merupakan jalan kelas provinsi. “Kewenangan perawatan dan perbaikannya ada di Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Baca juga  Jalan antara Desa Tegal dan Desa Pabuaran Diperbaiki Tahun Ini

Dikonfirmasi terkait keluhan warga Kabupaten Bogor tersebut, Sastra Winara, Ketua Komisi III DPRD Kab. Bogor berharap Pemprov Jawa Barat melalui Dinas PUPR segera melakukan perbaikan jalan rusak tersebut. “Infrastruktur jalan yang baik, tentu sangat dibutuhkan masyarakat. Sehingga aktivitas dan roda ekonomi tidak terganggu dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” tegasnya.

Sementara Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya yang dihubungi media ini mengatakan, akan segera menindaklanjuti keluhan warga Kabupaten Bogor tersebut. “Nanti saya akan coba segera periksa, semoga sudah disediakan anggaran perbaikannya pada tahun 2020 ini,” jawab anggota Komisi V DPRD Jabar ini. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *