Proyek doble track di Kota Bogor.

Total Santunan Warga Bogor Terdampak Double Track Rp48 Miliar

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor Hanafi mengemukakan, hasil rapat dengan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat menginformasikan sudah ada nilai appraisal untuk santunan warga terdampak proyek double track di Kota Bogor.

“Ada tiga kategori, yakni kerohiman, biaya operasional, besaran bongkaran. Totalnya Rp 48 miliar, itu termasuk warga terdampak di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk. Untuk warga Kota Bogor saja sekitar Rp 47 miliar sekian. Tapi di APBN baru ada Rp20 miliar, sisanya akan dicarikan di 2020,” ungkap Hanafi usai briefing staff bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Sekretaris Daerah Ade Sarip Hidayat di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa (26/11/2019).

Dalam catatan BOGOR-KITA.com, ada 1.812 bidang tanah di Kecamatan Bogor Selatan dan 134 bidang di Bogor Tengah yang terdiri dari fasilitas umum dan fasilitas sosial yang akan terdampak dari rencana proyek doble track kereta apil Bogor – Sukambi. Untuk jumlah jiwa ada sekitar 3.000 yang terdampak.

Bima Arya meminta Hanafi untuk terus mengikuti perkembangan terkait proyek double track dan menyampaikan harapan-harapan warga terdampak.

Bima Arya mengingatkan Camat dan Lurah se-Kota Bogor untuk memantau proyek-proyek yang sedang berlangsung di wilayahnya masing-masing.

“Sampai akhir tahun nanti saya akan tinjau kegiatan yang belum rampung. Saya ingin setiap minggu turun cek finalisasi,” pungkasnya. []Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *