Tol Desari, berawal di Cilandak, yang diresmikan Presiden Jokowi, Kamis (27/9/2018) nantinya akan terkoneksi dengan Tol Bogor Outer Ring Road di ruas Yasmin - Salabenda yang dibangun awal 2019.

Tol Desari akan Terkoneksi dengan Tol BORR di Salabenda Kabupaten Bogor

BOGOR-KITA.com – Presiden Jokowi meresmikan Tol Desari, Kamis (27/9.2018). Peresmian Tol Desari  (singkatan dari kata “Depok” di Jabar dan Jalan “Antasari” di Jakarta Selatan) ini semakin memperpendek jarak antara Jakarta dan Bogor.

Bukan hanya itu, Tol Desari yang melintasi Cilandak, Pangkalan Jati, Gandul, Krukut, Sawangan dan setelah itu dibangun ruas BojonggGede dan ruas Bojonggede – Salabenda, nantinya menjadi alternatif jalan dari Bogor menuju Jakarta, khususnya daerah Kebayoran dan sebaliknya.

Warga Kota atau Kabupaten Bogor tinggal pilih. Jika ingin ke Citos, pilih jalur Tol Desari, jika ke Mal Taman Anggrek pilih jalur Jagorawi untuk selanjutnya masuk JORR (Jakarta Outer Ring Road), dan jika  ingin ke Monas, pilih Jagorawi untuk seterusnya masuk tol dalam kota.

Jika ruas Sawangan – Bojonggede dan ruas Bojonggede selesai, dan pada saat bersama ruas Tol BORR ruas Yasmin –  Salabenda selesai dibangun, maka Tol Desari akan terkonekasi dengan Tol BORR (Bogor Outer Ring Road) di Salabenda Kabupaten Bogor.

Tol Desari (melingkar) bersebelahan dengan JORR (tengah) di ruas Cilandak, Jakarta Selatan.

Bila Tol Desari sudah terkoneksi dengan Tol BORR di Salabenda, maka akan terjadi integrasi tiga jalur tol, yakni Tol Desari, Tol BORR dan Tol Jagorawi. Tol BORR dalam hal ini menjadi konektor antara Tol Jagorawi dan Tol Desari.

Sampai saat ini, Tol Desari masih sampai Depok. Sementara Tol BORR masih sampai Yasmin.

Tol Desari dikelola oleh anak perusahaan PT. Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), yakni PT Citra Waspphutowa. Sedang Tol BORR dikelola oleh PT Marga Sarana Jabar.

Pada Oktober 2018, PT Marga Sarana Jabar akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Tol BORR ruas Yasmin – Salabenda sepanjang 2,5 kilometer.

Sementara Tol Desari yang sampai saat ini masih sampai Depok, akan diperpanjang dengan membangun ruas Depok – Bojonggede dan selanjutnya membangun ruas Bojonggede – Salabenda. Tol Desari dengan Tol BORR di Salabenda dengan sendirinya akan bertemu dan terintegrasi dengan Tol Jagorawi.

Namun, butuh waktu. Sebab, untuk sampai Tol BORR Salabenda, Tol Desari harus membangun terlebih dahulu ruas Depok – Bojonggede sepanjang 9,5 kilometer. Setelah itu baru masuk ruas Bojonggede – Salabenda sepanjang 7,50 kilometer.

Ruas tol Bojonggede – Salabenda adalah perkembangan jalur baru. PT CMNP semula mengajukan membangun tiga ruas tol yakni jalur  Bojonggede—Dramaga—Caringin, kemudian Bojonggede—Yasmin—Ciawi dan Citeureup—Bojonggede—Legok.

Belakangan PT CMNP mengubah jalur menjadi Bojonggede – Salabenda. Izin perpanjangan ruas tol Antasari—Salabenda telah diajukan oleh CMNP pada 2017.

Direktur Independen CMNP Suarmin Tioniwar mengatakan bahwa penambahan trase Bojonggede—Salabenda dalam perpanjangan ruas tol Antasari—Salabenda membuat rencana perseroan terhadap ruas tol prakarsa berubah.

“Memang ada prakarsa dulunya sampai Bojonggede. Nah, Bojonggede ini berubah menjadi Salabenda sehingga kemungkinan besar berubah ruasnya,” katanya usai Public Expose Kinerja CMNP 2017. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *