Hanafi Asisten Pemerintahan saat ditemui awak media

Tak Netral di Pilwakot, Lurah Babakan Diganjar Hukuman

BOGOR-KITA.com – Asisten Pemerintahan (Aspem) Hanafi menyatakan bahwa Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah mengirimkan surat yang berisikan hukuman untuk Lurah Babakan Heri Hariyadi yang tidak netral dalam Pilwakot kemarin tetapi suratnya belum dia terima.

“Saya mendapatkan informasi bahwa KASN mengeluarkan surat terkait pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Lurah Babakan. Saya akan mengkonfirmasi ke KSN apakah benar sanksi yang diberikan adalah sanksi administratif, cuma kami belum tahu sanksi administratif berupa apa,” terangnya, Rabu (17/10/2018).

Sanksi yang sudah menanti Lurah Babakan ini belum dapat dipastikan apakah penurunan pangkat atau penundaan kenaikan pangkat, karena Hanafi akan berkoordinasi dengan BKPSDA untuk mengecek surat dari KASN.

“Posisi jabatan sebagai Lurah ada kemungkinan akan dicopot kalau dia dikenakan sanksi penurunan jabatan, karena jabatan Lurah harus 3C, tetapi kalau penundaan kenaikan pangkat, jabatan dia tidak masalah,” tegasnya.

Walaulun hanya Lurah Babakan yang tersandung masalah dalam Pilwalkot kemarin, Hanafi berharap tidak ada lagi ASN yang terlibat masalah karena ASN harus menjunjung tinggi netralitas dalam Pemilu 2019 nanti.

Hanafi juga menambahkan bahwa untum RT dan RW yang terlibat dalam kampanye Pemilu 2019 nanti tidak akan menjadi masalah sesuai dengan Perwali 77 tahun 2014 menyatakan bahwa bagi RT dan RW yang berafiliasi (masuk partai dengan memiliki kartu anggota atau mencalonkan diri sebagai anggota legislatif) otomatis dia harus berhenti.

“Tetapi kami sudah koordinasi dengan teman-teman di KPU bahwa secara fungsional teman-teman kita mengadakan rapat di Bawaslu Jawa Barat yang mengatakan bahwa ketika RT dan RW mengikuti partisipasi kampanye itu diperbolehkan,” pungkasnya. [ ] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *