Sosialisasikan Tertib Berlalu lintas, Wali Kota dan Polisi Bagi-Bagi Helm

Sosialisasikan Tertib Berlalu lintas, Wali Kota dan Polisi Bagi-Bagi Helm

BOGOR-KITA.com – Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (2/9/2017) siang membagikan helm dan jaket bagi para pengendara kendaraan roda dua di jalan Pajajaran, tepatnya Lampu Merah Gerbang III, Kebun Raya Bogor, Kota Bogor.

Kegiatan bagi-bagi helm dan jaket ini merupakan aksi simpatik dalam Rangka Kampanye Keselamatan Transportasi Jalan 2017.

Mengenakan kaos lengan panjang berwarna orange berpadu hitam, Bima membagikan helm dan jaket bagi para pengendara kendaraan roda dua yang kurang lengkap menggunakan atribut keselamatan dan kesehatan dalam berkendara. Jumlah helm dan jaket yang dibagikan kurang lebih berjumlah 50 buah.

Didampingi Wakasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Silvia Sukma Rosa,S.I.K, dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati serta jajaran Polantas dan para petugas Dishub Kota Bogor. Turut membantu para pelajar SMA/SMK Se-Kota Bogor yang terpilih sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan.

Menurut Bima keengganan beberapa pengendara kendaraan roda dua untuk menggunakan atribut keselamatan merupakan masalah kultur yang penanganannya tidak bisa sendiri, Pemerintah dan kepolisian tidak bisa sendiri namun juga membutuhkan pihak lain seperti para pelajar.

Baca juga  Tekan Stabilitas Pangan dan Inflasi, TPID Kota Bogor Jalin Kerja Sama

“Dengan peran yang dimiliki para pelajar, kalian diharapkan menjadi yang terdekat maupun yang terdekat dalam mengajak teman-teman kalian untuk tertib berlalu lintas,” ujar Bima Arya.
Sementara itu Wakasatlantas Polresta Bogor Kota AKP Silvia Sukma Rosa,S.I.K menyampaikan, bahwa kegiatan kampanye yang melibatkan para pelajar ini merupakan yang kedua kalinya diadakan Dishub Kota Bogor

“Sebelumnya telah dilakukan kegiatan serupa sekitar dua bulan kemarin, harapan saya berawal dari pelajar sadar bahwa awal dari kecelakaan adalah terjadinya pelanggaran untuk itu sebagai Pelajar Pelopor Keselamatan Berlalu lintas harus taat aturan apapun,” katanya.

Ia menambahkan adanya pendidikan dan rekayasa mengenai lalu lintas ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat pertama maupun tingkat atas dengan melibatkan para pelajar pelopor keselamatan berlalu lintas bagi rekannya di SMA/SMK maupun adik kelasnya di SMP. []Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *